Bagikan:

Menpan RB Luncurkan Program RB Tematik Atasi Kemiskinan

Supaya apa asilnya itu kelihatan, berdampak yaitu kemiskinan, investasi, dan digitalisasi administrasi kemiskinan

NASIONAL

Jumat, 21 Okt 2022 20:12 WIB

Author

Ken Fitriani

Menpan RB Luncurkan Program RB Tematik Atasi Kemiskinan

Menpan RB Abdullah Azwar Anas meluncurkan Reformasi Birokrasi Tematik Penanggulangan Kemiskinan di Balai Senat UGM, Jumat (21/10/2022). (KBR/ Ken).

KBR, Yogyakarta – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) meluncurkan program RB Tematik Penanggulangan Kemiskinan di Balai Senat UGM Yogyakarta. Program itu didesain untuk memperkuat tata kelola birokrasi dalam mengakselerasi pengentasan kemiskinan.

Menpan RB Abdullah Azwar Anas mengatakan, program tersebut mendorong kepala daerah berinovasi untuk menangani kemiskinan.

"Yang sekarang ini atas saran Bapak Presiden, reformasi birokrasi itu kan luas. Maka ini perlu fokus supaya capaiannya terukur. Nah, maka kemudian, kami mengambil reformasi birokrasi tematik inilah yang akan menjadi prioritas utama dari penilaian reformasi birokrasi. Supaya apa asilnya itu kelihatan, berdampak yaitu kemiskinan, investasi, dan digitalisasi administrasi kemiskinan," katanya usai acara Grand Launching dan Talkshow Reformasi Birokrasi Tematik Penanggulangan Kemiskinan di Balai Senat UGM, Jumat (21/10/2022).

Azwar Anas mengatakan, UGM ditunjuk sebagai partner proyek percontohan. Sedangkan Yogyakarta sebagai salah satu pemerintah daerah pelaksana proyek percontohan bersama sembilan pemerintah daerah lainnya.

Baca juga:

“Jadi ke depan RB akan bekerja bagaimana mengurai dan menyelesaikan secara konkret akar masalah yang terkait dengan tata kelola pada isu atau program prioritas pemerintah,” ujarnya.

Program RB Tematik Penanggulangan Kemiskinan akan mendorong penggunaan anggaran penanggulangan kemiskinan lebih efektif. Sehingga pelaksanaan program lebih tepat sasaran.

Selain itu, program tersebut dibuat untuk mengintervensi dan memperbaiki aspek tata kelola pengentasan kemiskinan melalui proses bisnis, perbaikan data, dan perbaikan regulasi atau kebijakan.

“Sebagai contoh sering saya sampaikan, kalau programnya menurunkan kemiskinan tentu bukan studi banding tentang kemiskinan, tapi langsung bagaimana meningkatkan daya beli. Maka investasi harus kita tumbuhkan, izin-izin investasi harus kita permudah,” jelasnya.

Baca juga:

Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyambut baik pilot project RB Tematik Pengentasan Kemiskinan tersebut. Dia berharap, DIY dapat memberi dorongan untuk menguatkan sinergi dan kolaborasi.

“Sejalan dengan komitmen bahwa dalam pembangunan sedoyo dipun gatosaken, mboten wonten ingkan dipun lirwakaken (semua diperhatikan tidak ada satupun yang ditingalkan-red) sebagaimana mandate tujuan pembangunan berkelanjutan sebagai rencana aksi global guna mengakhiri kemiskinan, kesenjangan, dan melindungi lingkungan,” jelas Sultan.

Editor: Wahyu S.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Tergoda Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending