Bagikan:

Mahfud: Pemerintah Siapkan Santunan Korban Tragedi Kanjuruhan

"Biar negara yang mengurus seluruh peralatan bagian sakit yang masih dirawat dan sebagainya perlu obat ini, obat itu. Perlu rumah sakit ini, rumah sakit itu,"

NASIONAL

Senin, 03 Okt 2022 12:36 WIB

Author

Muthia Kusuma

Mahfud: Pemerintah Siapkan Santunan Korban Tragedi Kanjuruhan

penonton turun ke lapangan usai Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/22). (Antara/Ari Bowo)

KBR, Jakarta - Pemerintah tengah menyiapkan bantuan dan santunan sosial kepada korban jiwa dan luka tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD mengatakan, penyaluran santunan itu dilakukan dalam satu sampai dua hari mendatang.

Namun Mahfud belum merinci bentuk dan jenis bantuan sosial yang diserahkan kepada korban di tragedi yang menewaskan ratusan orang itu.

"Kemudian Menteri Kesehatan diminta melakukan atau memberikan pelayanan kesehatan dengan tidak dulu mempersoalkan biaya. Biar negara yang mengurus seluruh peralatan bagian sakit yang masih dirawat dan sebagainya perlu obat ini, obat itu. Perlu rumah sakit ini, rumah sakit itu, supaya dilakukan dengan baik termasuk didalamnya trauma healing," ucap Mahfud di Kanal YouTube Kemenkopolhukam, Senin, (3/10/2022).

Baca juga:

Pemerintah Bentuk TGIPF Usut Tragedi Kanjuruhan

Korban Tragedi Kanjuruhan Seratusan Orang, YLBHI: Aparat Langgar 5 Aturan

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur disebut akan menyalurkan santunan kepada korban tragedi Kanjuruhan yang terjadi Sabtu (1/10/2022) lalu itu.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, santunan yang disiapkan sebesar Rp25 juta untuk korban jiwa dan Rp5 juta untuk korban luka berat.

"Santunan itu sebagai bentuk simpati kepada korban," katanya.

Saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Timur fokus menangani korban yang dirawat, karena masih ada korban yang belum teridentifikasi.

Tragedi Kanjuruhan terjadi usai Arema FC kalah melawan Persebaya, Sabtu akhir pekan kemarin. Sebanyak 125 orang tewas dan 300an lainnya luka akibat tragedi itu.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Bagaimana Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru?

Kabar Baru Jam 8

Kick Off Seminar: Jurnalisme di bawah Kepungan/Tekanan Digital

Kabar Baru Jam 10

Most Popular / Trending