Bagikan:

Komnas HAM, KSP, dan INFID Gelar Konferensi Kabupaten/Kota HAM

Konferensi ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi upaya penegakan HAM di Indonesia.

NASIONAL

Rabu, 19 Okt 2022 19:53 WIB

Komnas HAM, KSP, dan INFID Gelar Konferensi Kabupaten/Kota HAM

Sosialisasi Konferensi Kabupaten/Kota HAM bagi Media di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, 13 Oktober 2022. Foto: Komnasham.go.id

KBR, Jakarta- Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bersama Kantor Staf Presiden (KSP), dan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) menyelenggarakan kegiatan Konferensi Pengarusutamaan Kabupaten/Kota HAM di Jakarta pada 19-20 Oktober 2022.

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengungkapkan konferensi ini dilakukan untuk memperkuat kolaborasi upaya penegakan HAM di Indonesia, baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah.

"Kenapa kemudian ada konferensi kabupaten kota HAM. Nah ini saya kira berangkat dari latar belakang bahwa pemerintah kabupaten atau daerah ini sebenarnya punya peran penting kemajuan dan penengakkan HAM di Indonesia. Jadi tidak hanya jadi ranahnya pemerintah pusat saja. Tapi juga jadi ranah pemerintah daerah," kata Beka dalam Media Gathering Menuju Konferensi Pengarusutamaan Kabupaten/Kota HAM 2022, Rabu, (19/10/22).

Baca juga:

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara menyebut banyak kasus pelanggaran HAM yang berada di wilayah pemerintah daerah, khususnya pemerintah kabupaten tertentu. Karena itu, penguatan kolaborasi perlu dilakukan agar upaya penyelesaian masalah terkait dapat berjalan dengan baik.

"Perlu ada ruang untuk berbagi pengalaman bersama antar kabupaten kota, sehingga bisa saling belajar, saling menimba pengetahuan. Dan juga bagaimana agar memperkuat strategi kebijakan pemerintah pusat terkait kemajuan HAM," lanjutnya.

Di lain kesempatan, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik berharap konferensi ini dapat melahirkan strategi soal bagaimana kesiapan daerah menghadapi berbagai tantangan HAM yang terjadi seiring dengan banyaknya krisis yang tengah dihadapi dunia. Ia mengungkapkan, saat ini masing-masing negara di dunia tengah dilanda krisis multidimensi.

Ia mencontohkan, dunia tengah mengalami krisis ekonomi yang mendorong orang-orang pada jurang kemiskinan. Akibatnya, banyak orang yang terkena PHK atau terpaksa tidur di tepi jalan akibat krisis tersebut.

Editor: Sindu

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Tergoda Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending