Bagikan:

Jokowi: Ekonomi Kreatif Jadi Solusi Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat

"Ekonomi kreatif dapat menjadi pilar pendongkrak pertumbuhan ekonomi inklusif, ekonomi semuanya,"

NASIONAL

Kamis, 06 Okt 2022 13:20 WIB

Author

Kurniati

Presiden Jokowi saat membuka Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia (WCCE) ke-III di Bali, Kamis (6/10/22)

Presiden Jokowi saat membuka Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia (WCCE) ke-III di Bali, Kamis (6/10/22). (Foto: Tangkapan Layar Youtube Setpres)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo yakin ekonomi kreatif bisa menjadi solusi meningkatkan taraf hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Jokowi menyebut, ekonomi kreatif dapat mendobrak batas geografis, gender, ras dan strata ekonomi.

"Ekonomi kreatif dapat menjadi pilar pendongkrak pertumbuhan ekonomi inklusif, ekonomi semuanya," katanya saat membuka Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia (WCCE) ke-III di Bali, Kamis (6/10/2022).

Jokowi juga yakin ekonomi kreatif di Indonesia dan negara lainnya di dunia bisa menjadi tulang punggung ekonomi di masa depan.

"Ekonomi kreatif menjadi sektor yang berwawasan masa depan, serta tumbuh lebih besar, cepat dan maju," kata Kepala Negara.

Baca juga:

Sementara Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, berharap Indonesia bisa menjadi pemimpin yang membawa semangat perubahan menuju perkembangan ekonomi kreatif yang lebih baik.

"Kami yakin Indonesia mampu di bawah kepemimpinan Bapak Presiden, dan saya juga melihat target pencapaian 4,4 juta lapangan kerja baru di sektor ekonomi kreatif di tahun 2024 bisa tercapai," katanya

Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia ke-III ini diharapkan dapat memicu momentum pemulihan dari sektor ekonomi kreatif yang terdampak pandemi covid-19.

Sandiaga Uno menjelaskan, Konferensi Ekonomi Kreatif Dunia ini merupakan inisiasi Indonesia pada 2018 lalu.

"Tujuannya agar ekonomi kreatif bisa menjadi tulang punggung perekonomian dunia dan menciptakan lapangan kerja," pungkasnya.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Tergoda Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending