Bagikan:

Indonesia Targetkan Ekspor Udang 250 Persen di 2024

"Pasar udang saat ini sekitar 25 miliar dolar AS, namun kita baru bisa mencapai market share 10 persen,"

NASIONAL

Rabu, 26 Okt 2022 15:03 WIB

Indonesia Targetkan Ekspor Udang 250 Persen di 2024

Ilustrasi tambak udang yang tampilkan saat National Shrimp Action Forum 2022, Rabu (26/10/2022). (Foto: Youtube Kemenkomarves)

KBR, Jakarta - Indonesia menargetkan produksi 2 juta ton udang dan ekspor hingga 250 persen di 2024.

"Dalam waktu waktu kurang dari 2 tahun maka seluruh pihak perlu bekerja keras agar bisa mencapai target tersebut," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat National Shrimp Action Forum 2022 yang disiarkan daring, Rabu (26/10/2022)

Luhut menyebut, Indonesia baru menguasai 10 persen pasar udang dunia, dengan nilai USD2,5 miliar.

"Dengan peningkatan tersebut Indonesia diharapkan dapat masuk ke dalam top five eksportir perikanan dunia. Upaya ini sudah barang tentu bukan hal yang mudah, tapi tidak berarti tidak mungkin kita capai. Pasar udang saat ini sekitar 25 miliar dolar AS, namun kita baru bisa mencapai market share 10 persen," jelasnya.

Luhut melanjutkan, Indonesia juga menghadapi persaingan dengan negara lain yang juga tengah menggenjot produksi dan ekspor udang. Negara-negara rival Indonesia di antaranya Ekuador, Thailand, Vietnam, India.

Baca juga: 

Indonesia, lanjut Luhut, harus terus menyiapkan dan memperbaiki produksi udang sisi hulu hingga hilir.

"Antisipasi lebih sigap dengan mengembangkan integrasi hulu hingga hilir industri udang bertujuan agar produk efisien dan berdaya saing," katanya.

Luhut menambahkan, Indonesia perlu meningkatkan dua aspek industrialisasi udang.

"Yakni, hulunisasi dengan pengembangan kapasitas, kualitas dan produktivitas. Kemudian, hilirisasi pengembangan produk dengan nilai tambah diversifikasi produk perikanan agar masuk pasar regional dan global secara kompetitif," tambah Menko Marves.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Episode 2: Apa yang Bisa dilakukan Media dalam Kampanye Pencegahan Kekerasan Seksual?

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending