Bagikan:

INDEF Dorong Pemerintah Tingkatkan Produksi Kedelai Dalam Negeri

"Kita bisa mengalihkan ke negara-negara ya mungkin tidak hanya di Amerika atau Kanada tapi juga dari negara-negara Australia atau dari mana yang lebih dekat dan tidak terganggu situasi ini"

NASIONAL

Kamis, 27 Okt 2022 12:25 WIB

INDEF Dorong Pemerintah Tingkatkan Produksi Kedelai Dalam Negeri

ilustrasi produksi pangan berbahan baku kedelai. (Foto: Antara/Prasetia Fauzani)

KBR, Jakarta - Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad mendorong pemerintah meningkatkan produksi kedelai dalam negeri.

"Peningkatan itu, mulai dari menetapkan lahan khusus untuk kedelai hingga mempersiapkan sarana untuk menanam kedelai," katanya saat dihubungi KBR, Rabu (26/10/2022) kemarin.

Menurut Tauhid, peningkatan produksi dalam negeri ini sebagai upaya agar Indonesia keluar dari ketergantungan impor kedelai dari luar negeri.

Sementara untuk mengatasi kenaikan harga kedelai dalam jangka pendek, ia meminta pemerintah mencari negara pengimpor baru yang menjual kedelainya lebih murah.

"Harga kedelai naik 30 persen terus Amerika Serikat inflasinya tinggi yang otomatis kan harganya tinggi. Karena itu kita bisa mengalihkan ke negara-negara ya mungkin tidak hanya di Amerika atau Kanada tapi juga dari negara-negara Australia atau dari mana yang lebih dekat dan tidak terganggu dengan situasi ini. Jadi pemerintah harusnya punya cadangan lebih besar yang disediakan oleh suasana jadi realisasi impornya ditambah begitu sehingga cadangan di tingkat pelaku bisnisnya bisa lebih baik," jelas Tauhid.

Direktur Eksekutif INDEF itu juga mendorong pemerintah memotong dan mempersingkat jalur distribusi untuk memotong biaya distribusi.

Berita terbaru:

Pemerintah, lanjut Tauhid, juga perlu menambahkan anggaran untuk subsidi biaya logistik. Misalnya menggunakan APBD di masing-masing pemerintah daerah.

"Kalau biaya transportasi siapa pemerintah bisa memberikan tambahan subsidi. toh kalau kita liat realisasi APBN terutama dari daerah kan ada kewenangan dari daerah diskresi untuk mengatasi inflasi daerah. Saya kira ini bisa dibantu begitu terutama untuk biaya logistik karena akibat kenaikan harga BBM," tambahnya

Tauhid juga menyarankan pemerintah mengembangkan benih dan bibit kedelai lokal dengan produktivitas tinggi.

"Sehingga bisa menghasilkan lebih banyak kedelai di dalam negeri," pungkasnya.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Tergoda Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending