Bagikan:

Daftar Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang

Makanya ini saya umumkan sekarang karena besok akan segera nyusun pertemuan-pertemuan maraton.

NASIONAL

Senin, 03 Okt 2022 19:37 WIB

Daftar Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang

Menko Polhukam Mahfud MD (tengah) mengumumkan pembentukan TGIPF Kanjuruhan, Senin (3/10/2022). (Dok Youtube Kemenko Polhukam)

KBR, Jakarta - Pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk mengusut tragedi Kanjuruhan. Insiden itu menelan 125 korban jiwa. Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menjadi ketua tim.

Mahfud mengatakan, TGIPF ini akan melakukan investigasi dan menyerahkan laporan langsung kepada Presiden. Laporan itu akan digunakan untuk penilaian kebijakan keolahragaan nasional, khususnya persepakbolaan secara menyeluruh.

"Nanti tim inilah yang akan menggali dan akan menyampaikan kepada Presiden, dan kalau ada pelanggaran hukumnya akan disampaikan ke penegak hukum lagi. Nah kapan mulai, ya kita akan langsung mulai saja ini besok. Makanya ini saya umumkan sekarang karena besok akan segera nyusun pertemuan-pertemuan maraton dan berbagi tugas memanggil siapa dan menemui siapa, melihat apa, itu besok akan dibicarakan," kata Mahfud dalam keterangan pers, Senin (3/10/2022).

Baca juga:

Mahfud akan didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali sebagai wakil ketua. Bekas Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (Jampidum) Nur Rochmad akan menjadi sekretaris tim.

Berikut 10 orang anggota TGIPF:

1. Rhenald Kasali (Akademisi UI)
2. Sumaryanto (Rektor UNY)
3. Akmal Marhali (Pengamat olahraga/Koordinator Save Our Soccer)
4. Anton Sanjoyo (Jurnalis Olahraga - Harian Kompas)
5. Nugroho Setiawan (Eks Pengurus PSSI dengan lisensi FIFA)
6. Doni Monardo (Eks Kepala BNPB)
7. Suwarno (Waketum 1 KONI)
8. Sri Handayani (Eks Wakapolda Kalimantan Barat)
9. Laode M Syarif (Kemitraan/Eks Pimpinan KPK)
10. Kurniawan Dwi Yulianto (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia/APPI)

Editor: Wahyu S.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Menyongsong Terbitnya Rupiah Digital

Episode 4: Relasi Kuasa: Akar Kekerasan & Pengaturannya Dalam UU TPKS

Kabar Baru Jam 7

Bagaimana Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru?

Kabar Baru Jam 8

Most Popular / Trending