Bagikan:

COVID-19 Varian XBB, Wapres Minta Masyarakat Waspada

Varian itu ditengarai memicu peningkatan kasus COVID-19 di sejumlah negara.

NASIONAL

Jumat, 28 Okt 2022 18:15 WIB

Author

Muthia Kusuma

COVID-19 Varian XBB, Wapres Minta Masyarakat Waspada

Wakil Presiden Maruf Amin (tengah) usai Peringatan Hari Santri 2022 di Pondok Pesantren An Nawawi, Serang, Banteng, Jumat (28/10/2022). (Dok Setwapres)

KBR, Jakarta - Wakil Presiden Maruf Amin meminta masyarakat waspada terhadap kemunculan COVID-19 subvarian Omicron XBB. Varian itu ditengarai memicu peningkatan kasus COVID-19 di sejumlah negara.

Wapres meminta masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Pemerintah terus mengamati perkembangan. Karena itu, sampai hari ini belum mengubah status pandemi menjadi endemi, karena kita masih terus mengamati sambil juga menunggu petunjuk-petunjuk lebih lanjut dari WHO. Di Kementerian Kesehatan sedang melakukan pengkajian dan seberapa besar berbahaya daripada varian baru itu," ucap Maruf usai menghadiri Peringatan Hari Santri 2022 di Pondok Pesantren An Nawawi, Serang, Banteng, Jumat (28/10/2022).

Wapres juga meminta masyarakat tetap beraktivitas normal dengan kewaspadaan penuh. Sehingga roda perekonomian tetap berjalan stabil.

Baca juga:

Dia menambahkan, Kementerian Kesehatan secara proaktif dan responsif melakukan analisis-analisis terkait potensi munculnya subvarian baru. Wapres mengklaim, pemerintah terus melakukan upaya deteksi kasus baru varian tersebut.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, sudah ada empat kasus varian Omicron XBB di Indonesia. Dia memperkirakan, varian ini akan melonjak pada akhir tahun dan puncaknya pada Januari 2023.

Editor: Wahyu S.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

IPK Anjlok, Indonesia Makin Korup?

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending