Bagikan:

BPOM Temukan Ratusan Obat Tradisonal dan Vitamin Berbahaya Senilai Rp27 Miliar

Obat dan vitamin itu mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) dan bahan berbahaya terlarang.

NASIONAL

Rabu, 05 Okt 2022 12:35 WIB

Author

Muthia Kusuma

BPOM Temukan Ratusan Obat Tradisonal dan Vitamin Berbahaya Senilai Rp27 Miliar

Petugas BPOM Gorontalo menunjukkan obat tradisional yang mengandung bahan berbahaya di Kota Gorontalo, Senin (19/9/2022). ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin

KBR, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan ratusan obat tradisional dan vitamin kesehatan berbahaya senilai Rp27,8 miliar. Deputi bidang Pengawasan Obat Tradisional BPOM Reri Indriani mengatakan, obat dan vitamin itu mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) dan bahan berbahaya terlarang.

Itu diketahui dari hasil pengawasan dan pengujian sejak Oktober 2021 hingga Agustus 2022. Setidaknya ada 650 item yang terdata.

"Badan POM melakukan pengawasan secara online melalui platform situs media sosial dan e-commerce, ditemukan sejumlah 25,6 juta pcs obat tradisional dan suplemen kesehatan ilegal dan atau mengandung BKO senilai 515,37 miliar pada 82.995 link atau tautan penjualan," ucap Reri dalam konferensi pers daring, Selasa, (4/10/2022).

Baca juga:

Reri Indriani menambahkan, Badan POM juga menemukan lebih 1 juta item kosmetik ilegal mengandung bahan pewarna terlarang. Kosmetik ilegal berpewarna merah K3 dan K10 itu dapat menyebabkan kanker.

Adapun nilai keekonomian dari kosmetik ilegal itu sekira lebih dari Rp34 miliar.

Atas temuan itu, BPOM telah memberikan sanksi administratif. Mulai dari sanksi rekomendasi kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menurunkan konten itu, hingga pada penegakan hukum.

Editor: Wahyu S.

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Bagaimana Stok dan Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru?

Kabar Baru Jam 8

Kick Off Seminar: Jurnalisme di bawah Kepungan/Tekanan Digital

Kabar Baru Jam 10

Most Popular / Trending