covid-19

Wisman Hanya Via Bali dan Riau, Satgas: Pergerakan Domestik Diawasi

"Mereka hanya boleh memasuki Indonesia dari bandar udara provinsi Bali dan Kepulauan Riau saja."

NASIONAL

Jumat, 15 Okt 2021 12:48 WIB

Author

Heru Haetami

Foto udara Pantai Melasti di Badung, pascapembukaan wisata di Bali mulai Kamis (14/10/2021). (Antara

Foto udara Pantai Melasti di Badung, pascapembukaan wisata di Bali mulai Kamis (14/10/2021). (Antara/Fikri Yusuf)

KBR, Jakarta-   Satuan Tugas Satgas Penanganan COVID-19 menegaskan pintu masuk pariwisata untuk warga asing hanya melalui bandara di Bali dan Kepulauan Riau.  Teknis masuknya wisatawan asing ke Indonesia itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 20 Tahun 2021 Tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Covid-19.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan turis asing  yang berwisata di Bali dan Kepulauan Riau tidak dapat masuk Indonesia melalui bandara lain.

"Mereka hanya boleh memasuki Indonesia dari bandar udara provinsi Bali dan Kepulauan Riau saja. Untuk berwisata di dua provinsi ini, sebagai dua daerah yang akan menjalankan simulasi protokol kesehatan di bidang pariwisata untuk turis asing," kata Wiku dalam siaran pers secara daring, Kamis (14/10/2021).

Wiku menambahkan, untuk pengawasan mobilitas domestik wisatawan asing di Indonesia, akan menjadi tanggung jawab daerah penyelenggara simulasi protokol kesehatan. Selain itu, turis juga dipantau oleh daerah penyangga untuk mengawasi pergerakan dan mesti dilakukan sesuai dengan kebijakan.

Bandara Ngurah Rai

Pemerintah resmi membuka wisata di Bali untuk turis asing mulai Kamis (14/10) ini. Juru bicara Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, memastikan bandara sudah siap 100 persen dalam membuka penerbangan internasional dan menerima wisatawan asing.

"Kami sudah menyiapkan alur-alur yang akan dilalui oleh para penumpang khususnya alur kedatangan di terminal internasional. Tentunya kami sudah menyiapkan alur pemeriksaan dokumen kesehatan, kami juga sudah menyiapkan alur PCR on the spot di lokasi, ada 20 bilik PCR. Selain itu  kami juga sudah menyiapkan loading area sebelum para penumpang check out atau keluar dari bandara I Gusti Ngurah Rai Bali," kata Taufan dalam sebuah Video berjudul "Selamat Datang Kembali di Bali" yang diunggah di Medsos Setpres, Kamis (14/10/21)

Baca juga:


Sementara itu dalam video yang sama, Gubernur Bali I Wayan Koster meminta pelaku wisata serta masyarakat mendukung upaya pemulihan ekonomi lewat pembukaan wisata untuk turis asing ini. Yakni dengan tertib, disiplin dan juga bertanggung jawab. Hal ini kata dia supaya pandemi tertangani, sekaligus pemulihan wisata bisa berjalan.

Ia menyebut pentingnya pemulihan sektor pariwisata, sebab perekonomian Bali lebih dari 50 persen bergantung kepada pariwisata.

"Pemulihan pariwisata ini jadi sesuatu yang penting dan harus dilakukan agar perekonomian Bali ini bisa bangkit kembali," pungkasnya terkait Bali dibuka untuk wisman.

  

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Toilet Sehat untuk Semua, Sudahkah Terpenuhi?