covid-19

Presiden Soroti Cakupan Vaksinasi Empat Provinsi

Tidak ada provinsi di luar Jawa-Bali yang berstatus PPKM Level 3.

BERITA | NASIONAL

Senin, 25 Okt 2021 23:29 WIB

Presiden Soroti 4 Provinsi dengan Cakupan Vaksinasi Covid-19 Rendah

Presiden Jokowi saat meninjau vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (13/09/2021). Foto: Setpres

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo menyoroti empat provinsi di luar Jawa-Bali yang cakupan vaksinasinya masih rendah. Hal itu disampaikan Koordinator PPKM luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto usai rapat dengan Presiden Jokowi, Senin siang (25/10).

Menurut Airlangga, ada lima provinsi yang cakupan vaksinasi dosis pertama di atas rata-rata nasional 54 persen. Yakni Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.

"Dan ini arahannya untuk terus diakselerasi. Dan Bapak Presiden memberi catatan khusus untuk Papua, Aceh, Sumatra Barat, dan Sulawesi Barat, untuk terus ditingkatkan. Karena mereka adalah salah satu yang terendah di level 24-33 persen (vaksinasi)," kata Airlangga dalam konferensi pers, Senin, (25/10/2021).

Baca juga:

Koordinator PPKM luar Jawa-Bali, Airlangga Hartarto mengatakan cakupan vaksinasi dosis kedua di luar Jawa-Bali juga masih rendah. Baru ada empat provinsi yang cakupannya di atas rata-rata nasional. Yakni Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, dan Jambi. Sedangkan provinsi lain capaiannya rata-rata di bawah 32 persen.

Airlangga menegaskan, tidak ada provinsi di luar Jawa-Bali yang berstatus PPKM Level 3. Hanya ada satu provinsi yang masih berada di level 3 yakni Kalimantan Utara.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Toilet Sehat untuk Semua, Sudahkah Terpenuhi?