covid-19

Kompolnas Sarankan Polisi Gunakan Body Camera

Upaya itu perlu dilakukan untuk meningkatkan pengawasan dan menjaga akuntabilitas anggota Polri saat bertugas di lapangan.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 14 Okt 2021 17:04 WIB

Kompolnas Sarankan Polisi Gunakan Body Camera

Ilustrasi anggota kepolisian saat menjaga aksi massa. Foto: ANTARA

KBR, Jakarta- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyarankan agar anggota polisi yang tengah bertugas dipasangi kamera di baju atau body camera. Anggota Kompolnas Poengky Indarti mengatakan upaya itu perlu dilakukan untuk meningkatkan pengawasan dan menjaga akuntabilitas anggota Polri saat bertugas di lapangan.

Usul itu disampaikan Poengky merespons praktik-praktik kekerasan yang kerap dilakukan polisi, salah satunya saat membanting pengunjuk rasa di Tangerang, Rabu (13/10).

"Kemudian kami juga menyarankan akan lebih baik apabila pimpinan Polri memberikan atau mempertimbangkan digunakannya body camera yang dipasang di baju anggota saat bertugas," kata Poengky kepada KBR, Kamis (14/10/2021).

Anggota Kompolnas Poengky Indarti menjelaskan, penggunaan body camera sudah diterapkan di beberapa negara maju seperti Amerika Serikat. Kata dia, kamera itu bisa digunakan untuk memonitor anggota agar tidak melakukan tindakan kekerasan. Rekaman di kamera itu harus selalu dievaluasi.

Namun menurut Poengky, yang paling utama dilakukan yakni menanamkan pola pikir humanis dan menghormati HAM kepada semua aparat. Prinsip-prinsip itu harus selalu dipraktikkan berulang-ulang supaya menjadi kebiasaan.

Baca juga:

Propam Periksa Polisi Pembanting Mahasiswa

Kepolisian berjanji bakal menindak tegas anggotanya yang membanting mahasiswa saat aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang, Rabu, 13 Oktober 2021. Kapolresta Tangerang Wahyu Sri Bintoro mengatakan pemeriksaan langsung dilakukan oleh tim dari Mabes Polri dan Polda Banten.

"Kemarin sudah kami pertemukan antara pihak NP dan saudara MFA, dan sudah ada perdamaian. Namun demikian secara internal tetap kami tindak tegas. Dari Biro Paminal Propam Mabes Polri sudah menurunkan timnya, termasuk dari tim Propam Polda Banten. Dan kita masih menunggu pemeriksaan internal, nanti akan disampaikan lebih lanjut," kata dia kepada wartawan, Kamis (14/10/2021).

Kapolresta Tangerang Wahyu Sri Bintoro menambahkan, Propam juga memeriksa aparat yang melakukan pengamanan unjuk rasa di Tigaraksa tersebut. Kata dia, Polres Tangerang menunggu hasil pemeriksaan itu untuk ditindaklanjuti.

Selain itu, dia juga mengklaim siap bertanggung jawab atas kondisi kesehatan korban usai dibanting.

Sebelumnya, seorang polisi berinisial NP membanting mahasiswa yang berdemo di depan Kantor Bupati Tangerang, Rabu (13/10/2021). Video aksi itu viral di media sosial dan menuai sorotan. Usai kejadian itu, NP langsung meminta maaf.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Semai Toleransi ala Anak Muda Bandung