covid-19

Cegah Penularan Covid-19, Atlet PON Papua Dipantau Usai PON

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 usai PON XX Papua berakhir.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 05 Okt 2021 16:30 WIB

 Atlet PON Papua Dipantau Usai PON

Tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan tes antigen terhadap atlet selam sebelum pertandingan Selam Kolam PON Papua. (FOTO: ANTARA/M. Agung).

KBR, Jakarta - Satgas Penanganan Covid-19 mendorong pemantauan kondisi kesehatan kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) saat tiba di daerah masing-masing. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19 usai PON XX Papua berakhir. Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting mengatakan, pemantauan dan pengawasan itu dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah, dibantu Satgas setempat.

"Jadi yang penting nanti adalah bagaimana monitoring pasca-PON. Jadi kembalinya mereka ke daerah masing-masing, tentu nanti harus ada monitoring, harus ada pengawasan. Sekaligus juga ada pengecekan, sehingga di daerah masing-masing mereka bisa diketahui apakah mereka sakit, apakah mereka bergejala, atau tidak," kata Ginting dalam diskusi daring, Selasa (5/10/2021).

Baca juga:

Punya Kontribusi Besar bagi Bangsa dan Negara, Atlet jadi Prioritas Program Vaksinasi

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting menyebut, fasilitas penanganan kesehatan saat PON di Papua sudah cukup bagus. Keberadaan fasilitas kesehatan diharapkan mampu mendeteksi dan merawat atlet maupun tim ofisial yang bergejala, kontak erat, dan positif Covid-19.

Sebelumnya, guna mendukung fasilitas kesehatan di lokasi kegiatan PON, Presiden Joko Widodo meresmikan Rumah Sakit Jenderal TNI L.B. Moerdani, di Merauke, Papua. Presiden Jokowi berharap, rumah sakit tersebut dapat memberikan pelayanan kesehatan dan penanganan Covid-19 yang optimal bagi masyarakat. Rumah sakit dengan fasilitas mumpuni itu akan tetap dioperasikan usai PON berakhir.

"Saya melihat rumah sakit ini memiliki fasilitas yang lengkap, ada ruang rawat inap isolasi, karantina, laboratorium, IGD, OK (Kamar Operasi), radiologi, dan juga farmasi yang sangat dibutuhkan untuk penanganan-penanganan masyarakat yang sakit, dengan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah dan terjangkau," ucap Jokowi melalui siaran daring di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

PON ke-20 di Papua resmi dibuka pada Sabtu kemarin. Sedangkan upacara penutupan akan digelar pada 15 Oktober mendatang.

Editor: Muthia Kusuma Wardani

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Toilet Sehat untuk Semua, Sudahkah Terpenuhi?