covid-19

BI Dorong Digitalisasi Ekonomi Keuangan Lewat BI-Fast, Apa Itu?

Ada 22 perbankan telah siap mengimplementasikan BI-Fast. 

BERITA | NASIONAL

Rabu, 27 Okt 2021 17:10 WIB

 ada 22 perbankan telah siap mengimplementasikan BI-Fast. 

Layar menampilkan logo Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (17/06/21). Foto: ANTARA

KBR, Jakarta- Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mendorong percepatan implementasi sistem pembayaran BI-Fast. BI-Fast adalah infrastruktur sistem pembayaran ritel nasional yang memfasilitasi pembayaran secara waktu langsung atau real time setiap hari selama 24 jam dengan biaya murah.

"Rp2.500 ke nasabah. Dari BI ke perbankan hanya Rp19. Ini adalah dedikasi kami bersama industri untuk mengakselerasi digitalisasi ekonomi keuangan secara nasional," kata Perry saat konferensi pers rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Senin, (27/10/21).

Perry menjelaskan, pada minggu kedua Desember 2021, ada 22 perbankan telah siap mengimplementasikan BI-Fast. Kata dia, BI-Fast juga akan diimplementasikan ke 22 perbankan lain pada minggu keempat Januari 2022. Perry mengajak bank dan lembaga pembayaran non-bank untuk semakin cepat mengimplementasikan BI-Fast.

Pada tahap awal BI-Fast akan difokuskan untuk layanan transfer kredit individual. BI-Fast dibangun guna mendukung konsolidasi industri dan integrasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) nasional secara end-to-end, bersifat national driven sebagai wujud implementasi cetak biru Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.

BI-Fast juga diklaim mendukung tercapainya sistem pembayaran yang cepat, murah, mudah, aman, dan andal.

Baca juga:

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Popsiklus, Pemain Lama Bisnis Daur Ulang yang Makin Relevan