covid-19

Bali Dibuka untuk Wisman, Ini Alur di Bandara Ngurah Rai

"Kami sudah menyiapkan alur pemeriksaan dokumen kesehatan, kami juga sudah menyiapkan alur PCR on the spot di lokasi, ada 20 bilik PCR."

NASIONAL

Kamis, 14 Okt 2021 10:13 WIB

Pariwisata Bali Dibuka untuk Wisatawan Asing

Bali Dibuka untuk Wisman, persiapan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Rabu (13/10/2021).(Antara/Fikri Yusuf)

KBR, Jakarta-  Pemerintah resmi membuka wisata di Bali untuk turis asing mulai Kamis (14/10) ini. Juru bicara Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, memastikan bandara sudah siap 100 persen dalam membuka penerbangan internasional dan menerima wisatawan asing.

"Kami sudah menyiapkan alur-alur yang akan dilalui oleh para penumpang khususnya alur kedatangan di terminal internasional. Tentunya kami sudah menyiapkan alur pemeriksaan dokumen kesehatan, kami juga sudah menyiapkan alur PCR on the spot di lokasi, ada 20 bilik PCR. Selain itu  kami juga sudah menyiapkan loading area sebelum para penumpang check out atau keluar dari bandara I Gusti Ngurah Rai Bali," kata Taufan dalam sebuah Video berjudul "Selamat Datang Kembali di Bali" yang diunggah di Medsos Setpres, Kamis (14/10/21)

Baca juga:


Sementara itu dalam video yang sama, Gubernur Bali I Wayan Koster meminta pelaku wisata serta masyarakat mendukung upaya pemulihan ekonomi lewat pembukaan wisata untuk turis asing ini. Yakni dengan tertib, disiplin dan juga bertanggung jawab. Hal ini kata dia supaya pandemi tertangani, sekaligus pemulihan wisata bisa berjalan.

Ia menyebut pentingnya pemulihan sektor pariwisata, sebab perekonomian Bali lebih dari 50 persen bergantung kepada pariwisata.

"Pemulihan pariwisata ini jadi sesuatu yang penting dan harus dilakukan agar perekonomian Bali ini bisa bangkit kembali," pungkasnya terkait Bali dibuka untuk wisman.

  

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Semai Toleransi ala Anak Muda Bandung