Vaksinasi Covid-19, Wapres: Harus Diutamakan

"Dalam keadaan yang tidak normal seperti masalah pandemi, menjaga keselamatan jiwa menurut syariat itu nomor satu."

NASIONAL

Minggu, 18 Okt 2020 08:57 WIB

Author

Rony Sitanggang

Vaksinasi Covid-19,  Wapres: Harus Diutamakan

Tangkapan layar Wakil Presiden Maruf Amin dengan Jubir Satgas Covid dr. Reisa Broto Asmoro, Jumat (16/10).

KBR, Jakarta-  Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan vaksinasi sejalan dengan ajaran Islam. Kata dia, hal ini menjadi salah satu tujuan yang disyariatkan ajaran Islam, yang disebut maqashid asy-syariah yang memuat 5 hal.

"Dari 5 ini, dalam kondisi yang normal, menjaga agama itu nomor satu. Nomor dua menjaga jiwa atau hifdzun nafs. Tapi dalam keadaan yang tidak normal seperti masalah pandemi, menjaga keselamatan jiwa menurut syariat itu nomor satu. Karena menjaga jiwa tidak ada alternatifnya, tidak bisa digantikan yang lainnya. Maka harus diutamakan," jelas Wapres saat dialog bersama Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro, yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (16/10).

Saat ini pemerintah tengah melakukan uji klinis kandidat vaksin Covid-19. Vaksin itu diadakan melalui kerjasama dengan negara-negara lain ataupun yang dikembangkan sendiri yakni vaksin Merah Putih.

Ma'ruf memastikan bahwa vaksin yang akan disuntikkan pada jutaan masyarakat Indonesia sudah melalui beberapa tahap uji klinis.

Ma'aruf mengatakan pengadaan vaksin sebagai bentuk upaya ikhtiar untuk mencegah terjadinya suatu penyakit.

"Berobat itu ada dua macam, ada yang kuratif dan preventif. Kalau kuratif sudah terjadi diobati. Lalu preventif itu sebelum terjadi," lanjut Ma'aruf.

Imunisasi katanya termasuk dalam upaya preventif atau pencegahan.

"Nah ini kan preventif, ada perintah agama supaya kita menjaga kesehatan. Jadi masa sehat harus kita persiapkan mencegah terjadinya sakit. Jadi itu dalil imunisasi," jelas Ma'ruf.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19. 

Dalam aturan baru yang diteken pada Selasa (5/10/2020), pemerintah mengatur mulai pengadaan hingga pendistribusian vaksin covid-19.

Peraturan baru ini dibuat dengan tujuan mempercepat penanggulangan pandemi covid-19. Caranya dengan percepatan pengadaan dan imunisasi vaksin. Termasuk di dalamnya dukungan pendanaan dan fasilitas kementerian sampai pemerintah daerah.


Editor: Agus Lukman


(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan  3M, yakni;  Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun.)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi