Vaksin Covid, Presiden Jokowi: Insyaallah Desember

"Seperti yang saya sampaikan, vaksinnya segera bisa disuntikkan, insyaallah Desember, tapi kalau macet-macet ya Januari"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 01 Okt 2020 08:41 WIB

Author

Resky Novianto

Vaksin Covid, Presiden Jokowi: Insyaallah Desember

Presiden Jokowi berikan bantuan modal kerja, di halaman tengah Istana Merdeka, Rabu (30/09/20).

KBR, Jakarta-   Presiden Joko Widodo menargetkan vaksin virus corona atau Covid-19, sudah tersedia antara akhir tahun ini dan awal tahun depan. Hal itu disampaikannya di depan perwakilan para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang diundang ke Istana Negara untuk menerima bantuan, Rabu (30/09).

Jokowi mengatakan, masyarakat termasuk pelaku usaha UMK mesti optimis dan terus bekerja keras untuk bisa mempertahankan bisnisnya, hingga vaksin virus tersebut tiba di tanah air.

"Agar tetap bertahan meskipun dengan omzet keuntungan yang jauh lebih kecil, tapi harus terus bertahan dan moga-moga tadi seperti yang saya sampaikan, vaksinnya segera bisa disuntikkan, insyaallah Desember, tapi kalau macet-macet ya Januari (2021)," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Jokowi mengatakan, adanya vaksin virus Corona, diharapkan dapat menyeimbangkan dan menstabilkan kembali situasi perekonomian nasional yang tengah terpuruk. Karena itu, Ia meminta para penerima bantuan UMK bisa terus mempertahankan daya juang demi keluarga. Jokowi pun memastikan negara berusaha semaksimal mungkin, agar bisa membantu menyokong pelaku UMK.

Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan memperkirakan ekonomi baru bisa kembali pulih dan pasar kembali menggeliat setelah pemerintah melakukan vaksinasi massal untuk menangani covid-19 pada pertengahan tahun depan.

"Semua prediksi mengenai vaksin baru akan bisa dilakukan vaksinasi secara luas pada semester dua tahun depan. Sehingga semester satu tahun depan kita tidak bisa mengasumsikan pemulihan yang full power, karena pasti covid masih menjadi salah satu faktor yang menahan pemulihan, baik konsumsi maupun investasi. Jadi kita akan sangat bergantung pada pemulihan di semester dua." Ujar dia saat rapat kerja dengan DPR, Rabu (02/09).

Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi