Relawan Vaksin Covid, Gubernur Ridwan Jalani Pengambilan Darah

"Mohon doanya bahwa pengambilan darah yang pertama hasilnya bagus. Kemudian pengambilan darah kedua Desember hasilnya juga bagus, mengkonfirmasi kesuksesan vaksin,"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 01 Okt 2020 09:02 WIB

Author

Arie Nugraha

Relawan Vaksin Covid, Gubernur Ridwan Jalani Pengambilan Darah

Gubernur Ridwan Kamil saat menjadi relawan vaksin covid.

KBR, Bandung-  Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memperkirakan keampuhan vaksin COVID-19 dari Cina dapat diketahui  pada Desember mendatang. Syaratnya, pemeriksaan darah dalam dua tahap seluruh relawan pada bulan itu, hasilnya memenuhi yang diharapkan.

Menurut Ridwan Kamil tahapan selanjutnya usai bulan Desember 2020, yaitu selama tiga bulan di tahun 2021 akan ada pengecekan dampak kesehatan dari seluruh relawan. Namun Ridwan Kamil tidak menampik peluang rencana langsung memproduksi vaksin pada Desember.

"Tapi karena ada urgensi dan emergency COVID ini luar biasa, kemungkinan sambil Desember ada kesimpulan yang baik sambil berproses sampai Maret, mungkin produksi vaksin yang kita lakukan bisa kita mulai di Biofarma. Saya amati memang sudah ada merk vaksin lain, tapi jumlahnya terbatas dan tidak diproduksi di dalam negeri," ujar Ridwan Kamil dalam keterangan daring dari Puskesmas Garuda, Bandung, Rabu (30/09).

Ridwan Kamil mengatakan vaksin COVID-19 racikan dalam negeri besutan Biofarma dapat diandalkan. Ditambah dengan kapasitas yang sesuai dengan yang dibutuhkan oleh negara.

Ridwan Kamil yang ikut menjadi relawan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar lain yakni Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Rudy Sufahriadi, Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi Nugroho Budi Wiryanto dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jabar Ade Adhyaksa telah diperiksa dan dicek pembentukan antibodinya di kunjungan keempat (V3).

"Kami melaksanakan kunjungan yang keempat dalam istilah medis disebut v-3, yakni proses pengambilan darah dari para relawan setelah dua kali penyuntikan proses vaksin. Standar ya di tangan saya seperti untuk pengambilan darah pada umumnya, setelah ini harusnya darah kami diharapkan bereaksi yakni peningkatan antibodi sesuai yang diharapkan," ucap Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengaku apabila hasil pemeriksaan antibodi mendekati 90 persen, maka dapat disebut memiliki imunitas terhadap COVID-19.

Pengambilan tes darah ini tidak hanya sekali, namun akan dilakukan pengetesan terakhir pada Desember. Nantinya tim uji klinis vaksin COVID-19 akan meneliti kemungkinan hasil akhirnya.

"Mohon doanya bahwa pengambilan darah yang pertama hasilnya bagus. Kemudian pengambilan darah kedua Desember hasilnya juga bagus, mengkonfirmasi kesuksesan vaksin," sebut Ridwan Kamil.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menargetkan vaksin virus corona atau Covid-19, sudah tersedia antara akhir tahun ini dan awal tahun depan. Hal itu disampaikannya di depan perwakilan para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang diundang ke Istana Negara untuk menerima bantuan, Rabu (30/09).

"Agar tetap bertahan meskipun dengan omzet keuntungan yang jauh lebih kecil, tapi harus terus bertahan dan moga-moga tadi seperti yang saya sampaikan, vaksinnya segera bisa disuntikkan, insyaallah Desember, tapi kalau macet-macet ya Januari (2021)," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Jokowi mengatakan, adanya vaksin virus Corona, diharapkan dapat menyeimbangkan dan menstabilkan kembali situasi perekonomian nasional yang tengah terpuruk.

 Editor: Rony Sitanggang 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi