Pandemi Covid-19, Jubir Pemerintah: Kasus Aktif di Indonesia Lebih Rendah

"Jumlah kasus sembuh, kumulatif hari ini adalah 293.653 atau 79,6 persen. Dan ini juga di atas kasus sembuh dunia pada hari ini yaitu 74,5 persen,”

NASIONAL

Rabu, 21 Okt 2020 05:08 WIB

Author

Astri Septiani

Pandemi Covid-19,  Jubir Pemerintah: Kasus Aktif di Indonesia Lebih Rendah

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito

KBR, Jakarta- Juru Bicara penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan penambahan 3.602 kasus baru Covid-19 di tanah air pada Selasa (20/10).

Menurut data BNPB, jumlah positif Covid-19 secara kumulatif, sejak kasus Covid-19 pertama diumumkan di Indonesia pada 2 Maret 2020 hingga hari ini, total konfirmasi   tercatat sebanyak 368.842 kasus.

"Jumlah kasus aktif pada hari ini adalah 62.455 atau 16,9 persen. Ini berada di bawah kasus aktif dunia yang sebesar 22,57 persen. Sedangkan jumlah kasus sembuh, kumulatif hari ini adalah 293.653 atau 79,6 persen. Dan ini juga di atas kasus sembuh dunia pada hari ini yaitu 74,5 persen,” kata Wiku saat konferensi pers daring, Selasa (20/10/20).

Berdasarkan data BNPB, pasien meninggal akibat Covid19 bertambah sebanyak 117 pasien. Sehingga total pasien meninggal akibat Covid-19 menjadi 12.734 orang. Sementara jumlah sembuh bertamh 4.410 sehingga totalnya 293.653.

Provinsi DKI Jakarta tercatat masih menjadi provinsi dengan kasus harian tertinggi Covid19 dengan 964 kasus baru. Selanjutnya Jawa Barat dengan 472 kasus dan Jawa Tengah dengan 449 kasus Baru

Editor: Rony Sitanggang

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Dorong Penggunaan Medis, PBB Hapus Ganja dari Daftar Narkotika Paling Berbahaya

Liburan di Rumah Aja! #coronamasihada

Eps9. Bijak Energi

Menanti Nasib Ekspor Benur

Kabar Baru Jam 7