Libur Panjang Akhir Oktober, Satgas COVID-19 Imbau Staycation

"Ingat, berlibur itu baik untuk kesehatan psikologis kita. Tetapi, tidak mengurangi tanggung jawab kita melindungi diri dan orang lain dari resiko Covid-19."

BERITA | NASIONAL | RAGAM

Sabtu, 24 Okt 2020 12:23 WIB

Author

Agus Lukman

Libur Panjang Akhir Oktober, Satgas COVID-19 Imbau Staycation

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro memberi keterangan pers daring di Kantor Presiden, Jumat (23/10). (Setpres)

KBR, Jakarta-  Satgas Penanganan Covid-19 mengimbau Staycation (stay vacation) atau berlibur di rumah saja saat libur panjang 28 Oktober 2020 hingga 1 November 2020. Pemerintah kuatir libur panjang bila digunakan ke tempat-tempat wisata berpotensi menularkan covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr Reisa Brotoasmoro mengatakan berlibur di rumah saja bisa jadi pilihan terbaik karena paling aman. Kata dia, staycation bisa dijadikan kesempatan menjalankan protokol kesehatan keluarga.

"Rumah dibersihkan dan di-disinfeksi secara rutin. Pastikan peredaran udara segar dan lancar dengan membuka ventilasi atau jendela, biarkan sinar matahari masuk," ujar Reisa dalam keterangan pers, Jumat (23/10).

Reisa mengatakan berlibur di rumah tidak kalah seru dibandingkan berlibur di luar rumah. Kata dia, banyak hal yang dapat dilakukan mulai tur virtual ke tempat-tempat wisata seperti museum dan sejenisnya. Selain itu bisa juga memanfaatkan internet untuk menonton konser musik, film atau membuat permainan seru bersama anggota keluarga bahkan berolahraga bersama.

"Nah, untuk olahraga ini, kami sudah pernah menyampaikan pedoman dari Kementerian Pemuda dan Olahraga opsi melakukan olahraga di rumah sebagai opsi terbaik. Yoga misalnya, senam atau mempraktekkan tips stretching dan angkat beban," lanjut Reisa.

Kata dia, bagi masyarakat yang tetap memutuskan untuk bepergian keluar kota, Pemerintah mengingatkan agar memilih moda transportasi yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Seperti maskapai penerbangan atau kereta api.

"Bagi yang memakai transportasi umum, pastikan jadwalnya sudah dipilih dari jauh hari. Agar dapat menjauhi kerumunan atau bahkan antrian panjang. Dalam perjalanan wajib memakai masker, hindari makan atau minum, hindari mengobrol panjang di bus atau kereta," ujarnya.

Reisa melanjutkan, "Ingat, berlibur itu baik untuk kesehatan psikologis kita. Tetapi, tidak mengurangi tanggung jawab kita melindungi diri dan orang lain dari resiko Covid-19. Sikap bertanggung jawab juga baik untuk kesehatan mental, melindungi diri artinya melindungi orang lain juga dan pada akhirnya melindungi Indonesia."


Editor: Rony Sitanggang

(Redaksi KBR mengajak untuk bersama melawan virus Covid-19. Selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dengan 3M, yakni; Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan dengan Sabun)

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

AstraZeneca Bakal Gelar Uji Klinis Global Tambahan

Eps12. Masa Depan Restorasi Gambut

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Mekanisme Baru Pencairan Dana Bantuan Operasional Sekolah

Bupati Banyumas Larang Hajatan Meski Diprotes