covid-19

Kunjungi Kalteng, Jokowi Ingin Pastikan Food Estate Dimulai Tahun Ini

Dalam kunjungan itu, Jokowi ingin memastikan dimulainya penanaman padi di lahan seluas 168 ribu hektare pada tahun ini

BERITA | NASIONAL

Kamis, 08 Okt 2020 12:11 WIB

Kunjungi Kalteng, Jokowi Ingin Pastikan Food Estate Dimulai Tahun Ini

Petani memanen padi di areal persawahan lumbung pangan nasional di Desa Belanti Siam, Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Sabtu (12/9). ANTARA/ Makna Z

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo kembali mengunjungi lokasi proyek lumbung pangan nasional atau food estate di Provinsi Kalimantan Tengah.

Jokowi ingin memastikan dimulainya penanaman padi di lahan seluas 168 ribu hektare pada tahun ini. Dalam kunjungannya, Jokowi didampingi oleh Kepala Staf Presiden Moeldoko hingga Menteri LHK Siti Nurbaya.

"Hari ini saya kembali lagi ke Provinsi Kalimantan Tengah khususnya sekarang ada di Kabupaten pulang pisau. yang kita ingin memastikan dimulainya food estate untuk yang semuanya nanti di sini 168.000 akan ditanami padi, untuk beras.
Yang di Pulang Pisau, untuk tahun 2020, kita ingin memulainya di 2020," ujar Jokowi saat kunjungan di Kalteng yang disiarkan secara Virtual di Kanal Youtube Setpres RI, Kamis (8/10/2020).

Jokowi mengatakan, lumbung pangan atau food estate, salah satunya akan berpusat di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Kata dia, di wilayah tersebut akan dikembangkan 10 ribu hektar, sementara itu di Kabupaten Kapuas akan dikerjakan 20 ribu hektare. Sehingga, total luasan area di Provinsi Kalimantan Tengah yang akan digarap tahun ini mencapai 30 ribu hektar.

"Seperti yang kita lihat di sini tadi misalnya pemupukan kita memakai drone. Kemudian untuk membajak sawah memakai traktor apung. ini traktor khusus dan dipakai saya tanya tadi satu hari bisa berapa hektar, operator traktor mengatakan bisa 2 hektar dan ini sebuah kecepatan karena yang kita kerjakan adalah sebuah hamparan yang sangat luas sehingga dibutuhkan mekanisasi, alat-alat modern hingga kecepatan itu betul-betul ada," tuturnya.

Sementara itu, ia menginginkan agar lahan lumbung pangan atau food estate di Provinsi Kalimantan Tengah, bisa difungsikan selain untuk produksi pertanian seperti padi maupun bawang merah.

Jokowi mengatakan, pembudidayaan ikan keramba juga dapat dilakukan di lahan food estate, lantaran melimpahnya air di setiap irigasi. Hal itu disampaikannya saat kunjungan di Provinsi Kalimantan Tengah.

"Karena airnya melimpah di setiap irigasi yang ada, ini juga kita memulai coba untuk dibudidayakan ikan di keramba. Akan kita lihat mungkin nanti hasilnya dalam 3-4 bulan seperti apa. Dengan cara cara-cara ini kita harapkan pendapatan petani akan naik tidak hanya dari padi, tapi juga dari jeruk, dari bawang merah dari kelapa dan dari ikan plus juga dari itik," ujar Jokowi saat kunjungan di Palangkaraya yang disiarkan secara Virtual di Kanal Youtube Setpres RI, Kamis (8/10/2020).

Jokowi mengatakan, pengkombinasian lahan sawah, baik padi hingga buah-buahan seperti jeruk, merupakan hal yang patut dicoba. Ia juga memerintahkan agar produk pertanian lain seperti bawang merah hingga kelapa, juga perlu dikembangkan. 

"Begitu itu nanti kita lihat bagus, sukses dan bagus, model bisnis ini akan kita kopi di tempat-tempat lain per seribu hektar lahan akan ada model-model bisnis yang akan kita bangun," tutur Jokowi.

"Ini adalah sebuah Kita patut bersyukur bahwa di pulang pisau di Kabupaten Kapuas itu hamparannya semuanya datar, airnya melimpah, tanahnya subur sehingga sangat sayang sekali kalau ini tidak manfaatkan agar produktif," tutupnya.

Editor: Ardhi Rosyadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Niatan Berantas Intoleransi di Lingkungan Pendidikan

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11