Tenang, Suhu Panas Ekstrem di Indonesia Berakhir

Nah ini yang cukup menarik bahwa untuk fase saat ini periode saat ini, suhu panasnya itu fase ekstremnya sudah lewat.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 31 Okt 2019 20:32 WIB

Author

Dwi Reinjani

Tenang, Suhu Panas Ekstrem di Indonesia Berakhir

Ilustrasi petugas BMKG memberikan informasi cuaca di kantor BMKG. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) menyebut suhu panas ekstrem yang sempat melanda Indonesia beberapa pekan terakhir berakhir.

Menurut Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin, mulai November hingga Maret 2020, suhu tertinggi hanya mencapai 37 derajat celcius.

Bahkan di wilayah Jawa, suhu bisa lebih rendah dari prediksi BMKG.

“Nah ini yang cukup menarik bahwa untuk fase saat ini periode saat ini, suhu panasnya itu fase ekstremnya sudah lewat. Jadi mulai sekarang hingga periode bulan Desember hingga Maret, saya kira potensi untuk ekstrem seperti yang kemarin mencapai 39 (derajat celcius) sudah terlewati. Artinya sekarang saja kemarin terpantau kami lihat kisaran 35-37 dan 37 derajat celcius itu masih di wilayah Jawa,” katanya di kantor BNPB, Kamis (31/10/2019).

Miming Saepudin mengatakan, tingginya suhu beberapa hari lalu khususnya di Pulau Jawa akibat pengaruh atmosfer kering, dan minimnya curah hujan.

"Sehingga suhu panas sempat terjadi beberapa hari dan membuat warga gempar," katanya.

Selain suhu panas ekstrem akan berakhir, BMKG juga menyebut, beberapa wilayah di Indonesia akan dilanda hujan lebat selama seminggu ke depan.

Ia mengatakan, potensi hujan lebat lantaran beberapa bagian Indonesia sudah memasuki awal musim hujan dan fase pancaroba.

“Potensi seminggu ke depan paling tidak sampai pertengahan awal November, bisa kita perhatikan bahwa potensi hujan masih harus diwaspadai dengan intensitas lebat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, kemudian di wilayah Sumatera, Palembang, kemudian Sumatera Selatan, wilayah Jawa juga perlu diwaspadai selama bulan November, kemudian Kalimantan juga cukup signifikan seminggu ke depan, demikian juga untuk wilayah Sulawesi terutama Sulawesi bagian tengah dan Papua,” katanya.

Miming menyatakan, wilayah Sumatra dan Jawa diprediksi hujan ekstrem disertai puting beliung dan es, dibanding wilayah lain di Indonesia.

Namun, tingkat keekstreman dari hujan yang disertai puting beliung dan es itu jauh lebih rendah dibanding pada tahun sebelumnya.

“Namun kami tetap meminta agar masyarakat tetap mewaspadai fenomena tersebut," pungkas Miming Saepudin.


Editor: Kurniati Syahdan 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme