Jadi Wamenag, Ini Tugas Jokowi pada Waketum MUI

"Agar dakwah itu disampaikan bisa memberikan peningkatan keimanan, ketenangan, kesejukan dan tidak menimbulkan suasana yang saling mencurigakan, saling fitnah.”

BERITA | NASIONAL

Jumat, 25 Okt 2019 12:57 WIB

Author

Heru Haetami

Jadi Wamenag, Ini Tugas Jokowi pada Waketum MUI

Calon Wamen Agama Zainut Tauhid Saadi usai bertemu Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/10). (Foto: Antara/Akbar N.)

KBR, Jakarta-  Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid, dipilih sebagai Wakil Menteri Agama periode 2019-2024. Menurut Zainut, saat di panggil presiden ke Istana tadi pagi, ia diminta untuk membenahi pendidikan jalur madrasah diniah dan pesantren. Tujuannya agar pendidikan tersebut melahirkan generasi cerdas dan berahlak baik, di samping berjiwa nasionalis.

Selain itu bekas anggota DPR dari PPP itu  juga diminta untuk membenahi urusan dakwah yang selama ini sering disalahgunakan.

“Penekanan di dalam sektor pengembangan sumber daya manusia, juga beliau mendiskusikan menyampaikan arahan kepada saya bagaiman pengembangan dakwah. Agar dakwah itu disampaikan bisa memberikan peningkatan keimanan, ketenangan, kesejukan dan tidak menimbulkan suasana yang saling mencurigakan, saling fitnah.” Ujar Zainut, di kompleks Istana Presiden, Jumat (25/10/2019.

Selain itu Zainut juga diminta, agar ia bisa menjalin kerja sama dalam bidang usaha dengan para lembaga agama yang ada.  Hal itu bertujuan agar  lulusan-lulusan sekolah keagamaan bisa mendapat manfaat dari adanya usaha yang dibuat bersama. Dari segi pembelajaran hingga menjadi pekerja yang memiliki kompetensi tinggi.

Rabu (23/10/2019) kemarin, Jokowi melantik 34 menteri pada Kabinet Indonesia Maju 2019-2024, yang terdiri dari empat menteri koordinator dan 30 menteri teknis.

Jokowi menunjuk Fachrul Razi bekas Wakil Panglima TNI menggantikan Lukman Hakim Saifuddin politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), untuk mengemban jabatan Menteri Agama dalam kabinet Indonesia Maju.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik