Tampung Dana Bantuan Asing untuk Palu, Sri Mulyani Siapkan Ini

"Kita membuat semacam mekanisme bagaimana menampung bantuan asing itu. Kalau dalam bentuk uang, seperti di sidang kabinet kemarin, kita lebih ingin memanfaatkan dalam rangka membangun kembali"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 04 Okt 2018 15:52 WIB

Author

Dian Kurniati

Tampung Dana Bantuan Asing untuk Palu, Sri Mulyani Siapkan Ini

Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani tengah menyiapkan mekanisme untuk menampung dana bantuan dari negara lain, untuk menangani dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. 

Sri Mulyani mengatakan, saat ini sudah ada beberapa negara yang menghubunginya untuk menyumbang dana. Negara yang disebut telah berkomitmen menyumbang dana adalah India, dengan nilai setidaknya US$1 juta atau Rp15 miliar.

"Kita masih mendengar dari banyak pihak, ada yang sudah menyampaikan surat pada kami sebagai bendahara negara, ada yang sudah menyampaikan angkanya. Jadi sekarang kita membuat semacam mekanisme untuk bagaimana menampung kalau dia dalam bentuk uang, karena seperti penekanan dari sidang kabinet kemarin, kita lebih ingin memanfaatkan dalam rangka memulihkan dan membangun kembali," kata Sri Mulyani di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (4/10/2018). 

Sri Mulyani mengatakan, dirinya akan membicarakan mekanisme pengumpulan dana tersebut bersama Wakil Presiden, Jusuf Kalla dan Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.

Namun, saat ini ia enggan membocorkan rencana mekanisme penampungan dana bantuan dari asing tersebut.

Sri Mulyani menambahkan, hingga tiga bulan ke depan, fokus pemerintah akan berkisar pada proses evakuasi dan penanganan korban gempa dan tsunami di Poso, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Parigi Moutong. 

Setelah itu, kata Sri, pemerintah akan mengejar pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat, misalnya dengan memperbaiki perumahan dan infrastruktur penunjangnya.

"Sementara soal perbaikan rumah warga, pemerintah akan segera mengidentifikasi kerugian dan menyiapkan dana bantuannya," tambahnya.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme