Pasca-Gempa dan Tsunami, Jokowi Ingin Kegiatan Ekonomi Sulteng Cepat Pulih

"Kita ingin menghidupkan titik-titik ekonomi baik pasar dan toko-toko"

BERITA , NASIONAL

Rabu, 03 Okt 2018 15:17 WIB

Author

Dian Kurniati

Pasca-Gempa dan Tsunami, Jokowi Ingin Kegiatan Ekonomi Sulteng Cepat Pulih

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi sejumlah menteri kabinet kerja mengunjungi lokasi yang rusak akibat gempa di kawasan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (3/10/18). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo mengklaim pasokan listrik, bahan bakar minyak (BBM), dan logistik pascagempa dan tsunami di Sulawesi Tengah berangsur normal. Jokowi pun memastikan pasokan tersebut didistribusikan merata ke Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Parigi Moutong.

Jokowi ingin agar kegiatan ekonomi masyarakat korban gempa dan tsunami segera pulih.

"Kita ingin menghidupkan titik-titik ekonomi baik pasar dan toko-toko dan mengimbau mereka (warga) untuk buka kembali sehingga aktivitas ekonomi menjadi bergerak. Kita berharap proses ini segera selesai untuk masuk ke tahapan berikut yaitu rehabilitasi dan rekonstruksi," kata Jokowi di Palu, Rabu (03/10/18).

Menurut Jokowi, jika kebutuhan dasar warga terpenuhi maka kegiatan perekoneomian seperti di pasar juga akan segera pulih.

Jokowi mengatakan, PT PLN telah mengirim 500 orang untuk memperbaikan jaringan listrik yang sempat lumpuh pascagempa. Mereka bertugas memperbaiki lima dari tujuh gardu listrik yang rusak. Untuk sementara ini, pasokan listrik diperoleh dari genset-genset berukuran kecil hingga sedang, yang dikirimkan dari Jawa.

Baca juga:

Sementara soal BBM dan logistik, menurut Jokowi, berbagai kebutuhan tersebut mulai didistribusikan ke sejumlah lokasi terdampak gempa. Meski begitu, ia mengakui masih ada beberapa wilayah yang belum terjangkau, seperti empat kecamatan di Kabupaten Sigi. Ia berjanji pasokan kebutuhan dasar ke daerah yang belum terjangkau akan dikebut hari ini. 

Rabu ini, Jokowi kembali mengunjungi Palu, Sulawesi Tengah, untuk meninjau penanganan korban terdampak gempa dan tsunami. Menurutnya, proses evakuasi, pembersihan, dan pencarian korban di lokasi telah berjalan sesuai dengan rencana, menggunakan sejumlah alat-alat berat.

Editor: Gilang Ramadhan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Perkara Anak Tersangka Kerusuhan 22 Mei Diminta Diselesaikan di Luar Pengadilan