Share This

Menkeu: Tren Pembiayaan Utang Menurun

"Tahun 2018 pembiayaan utang growth-nya negatif. Negatif 9,7 persen, jadi terkontraksi makin kecil dibandingkan 2014 yang waktu itu mencapai 14,6 persen. Jadi sudah mulai menurun"

BERITA , NASIONAL

Selasa, 23 Okt 2018 18:13 WIB

Menteri Keuangan, Sri Mulyani. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Menteri Keuangan, Sri Mulyani  mengklaim tren pembiayaan utang terus menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sri Mulyani mengatakan, pada 2018, pertumbuhan pembiayaan utang negatif 9,7 persen dibanding tahun 2014 lalu.

"Tahun 2018 pembiayaan utang growth-nya negatif. Negatif 9,7 persen, jadi terkontraksi makin kecil dibandingkan 2014 yang waktu itu mencapai 14,6 persen. Jadi sudah mulai menurun," ujar Sri di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (23/10/2018).

Sri Mulyani juga mengklaim, pemerintah semakin hati-hati mengelola utang.

"Kalau dulu belanja periode 2012-2014 hanya Rp456 triliun untuk 3 tahun, infrastruktur kita sekarang mencapai Rp946 triliun, dua kali lipat," katanya.

Menteri Keuangan menambahkan, nominal utang yang membengkak sebesar Rp1.389 triliun selama periode 2015 hingga 2017 dan telah disalurkan ke sektor produktif seperti infrastruktur.

"Termasuk belanja pendidikan dan kesehatan yang juga naik, masing-masing 118 persen dan 170 persen dibandingkan periode sebelumnya," kata Sri Mulyani.

Selain itu, lanjut Sri Mulyani, tren penurunan juga terjadi pada penerbitan Surat Berharga Negara sebesar 17,8 persen.

Namun, Sri Mulyani menyesalkan data-data tersebut kerap dipinggirkan. Dia menuding banyak pihak memelihara isu utang  di masyarakat untuk kepentingan politik. 

Editor: Kurniati 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.