Jangan Khawatir, Pemprov DKI Sediakan Kendaraan Gratis Bagi Pelajar

"Alhamdulillah kami dapat dukungan dari Dishub untuk Asian Para Games, terutama untuk anak-anak yang kategorinya anak luar biasa atau istimewa"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 04 Okt 2018 14:13 WIB

Author

Heru Haetami

Jangan Khawatir, Pemprov DKI Sediakan Kendaraan Gratis Bagi Pelajar

KBR, Jakarta - Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mendapat tambahan kendaraan dari Dinas Perhubungan terkait trasportasi untuk menjemput sekitar 15 ribu pelajar untuk mendukung kegiatan Asian Para Games 2018. 

Jumlah pelajar ini tergabung dari siswa sekolah formal dan sekolah luar biasa.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Bowo Irianto mengatakan, tambahan trasportasi akan dikhususkan bagi pelajar yang masuk dalam kategori penyandang disabilitas.

"Alhamdulillah kami dapat dukungan dari Dishub untuk Asian Para Games, terutama untuk anak-anak yang kategorinya anak luar biasa atau istimewa," kata Bowo Irianto, di Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Sementara ini, lanjut Bowo, transportasi tambahan ini hanya disediakan untuk anak-anak penyandang disabilitas seperti tunarungu, tunawicara dan tunadaksa ringan. 

Sedangkan untuk kategori berat seperti pengguna kursi roda, katanya, belum ada alat transportasi yang disediakan. Karena, untuk kebutuhan tersebut diperlukan pendampingan khusus.

Bowo menambahkan, fasilitas kendaraan selama kegiatan Asian Para Games berlangsung tersebut akan digilir, sehingga setiap sekolah dapat merasakan pengalaman tersebut. 

"Sedangkan berapa jumlah pelajar dari sekolah mana saja yang bisa diangkut per harinya  masih dikoordinasikan dengan pihak terkait," tambahnya.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Menteri Nadiem Makarim Diminta Kaji Ulang Kebijakan Kampus Merdeka