Dalami Suap Meikarta, KPK Akan Panggil James Riady

"Surat panggilan terhadap James Riady sudah dikirim untuk jadwal akhir Oktober"

BERITA , NASIONAL

Jumat, 26 Okt 2018 16:02 WIB

Author

Ryan Suhendra

Dalami Suap Meikarta, KPK Akan Panggil James Riady

(Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memanggil CEO Lippo Group, James Riady pekan depan.

James Riady akan diperiksa terkait suap perizinan proyek pembangunan Meikarta di Bekasi, Jawa Barat.

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima Jumat (26/10/2018), Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengungkapkan, surat panggilan terhadap James Riady sudah dikirim untuk jadwal akhir Oktober. Namun, Febri tidak menjelaskan kapan tepatnya Bos Lippo Group tersebut akan diperiksa untuk memberikan keterangan terhadap 9 tersangka yang terjerat dalam pusaran suap perizinan proyek pembangunan Meikarta.

Dalam perkara suap pembangunan Meikarta ini, KPK telah menetapkan sembilan tersangka. Empat tersangka dari Lippo Group yang diduga sebagai pemberi suap, termasuk Direktur Operasional Billy Sindoro. 

Sementara, lima tersangka berasal dari pemerintah Kabupaten Bekasi yang diduga sebagai penerima, termasuk Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin.

KPK juga telah memeriksa empat saksi terkait perkara suap perizinan proyek pembangunan Meikarta di Bekasi, Jawa Barat, Jum'at (26/10/2018). Mereka antara lain Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Perizinan, Zaki Zakaria, Kabid Penanaman Modal dan Perizinan, Muhammad Said, Kepala Dinas PMPTSP, Undang dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jawa Barat, Eddy Iskandar Muda Nasution.

Keempat saksi itu akan diperiksa untuk tersangka Billy Sindoro.


Editor: Kurniati

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

What's Up Indonesia

Kabar Baru Jam 8

Penyalahgunaan Narkoba di kalangan Pelajar dan Mahasiswa Meningkat, Penerapan Regulasi Tidak Tepat Sasaran

Kabar Baru Jam 7

News Beat