Share This

Arab Saudi Janji Investigasi Kematian Kasshoggi secara Transparan

Pemerintah Arab Saudi berjanji bakal menginvestigasi kematian jurnalis Jamal Khashoggi secara komprehensif.

BERITA , NASIONAL

Selasa, 23 Okt 2018 15:13 WIB

Foto yang diambil dari rekaman CCTV dan diperoleh TRT World menunjukkan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi, dilingkari merah oleh sumber, saat tiba di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, Selasa (2/10). (Foto: ANTARA)

KBR, Jakarta - Pemerintah Arab Saudi berjanji bakal menginvestigasi kematian jurnalis Jamal Khashoggi secara komprehensif. Hal ini dikatakan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir, usai bertemu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Jubeir mengatakan, penangkapan terhadap 18 orang yang diduga terlibat pembunuhan Kashoggi adalah permulaan dari proses investigasi yang sangat panjang.

"Jaksa Agung telah menyampaikan bahwa ini baru langkah pertama dari langkah panjang yang akan kita lalui, dan wali amanat kedua masjid agung juga berkomitmen untuk memastikan agar investigasi kematian Khashoggi berjalan komprehensif dan semua yang bertanggungjawab jawab bisa ditahan," kata Jubeir di kantor Kementerian Luar Negeri, Selasa (23/10/2018).

"Saat ini, semua prosedur masih terus berlangsung, dan kami memastikan kasus serupa tak akan terulang lagi," tambah Jubeir. 

Ia pun mengatakan, pemerintah Arab Saudi telah mengirim tim investigasi ke Turki untuk mengusut kematian Kashoggi. Jubeir berkata, tim juga menemukan beberapa kejanggalan pada kematian Kashoggi dan mengumpulkan beberapa barang bukti. Namun, ia sama sekali tak merincinya.

Jubeir juga telah meralat pernyataan sebelumnya, yang menyebut Khashoggi telah meninggalkan gedung, menjadi tewas setelah bertikai di dalam gedung, 2 Oktober 2018.

Dalam pertemuannya dengan Jubeir pada Selasa (23/10/2018), Retno kembali menegaskan sikap Indonesia agar kasus kematian Kashoggi diusut secara transparan. Kepada Jubeir, Retno menyatakan pemerintah dan warga Indonesia akan terus memantau perkembangan investigasi kematian Kasshoggi.



Editor: Nurika Manan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.