Setahun Jokowi-JK, Aksi Gabungan Mahasiswa Bakal Geruduk Istana

Menurut rencana, para mahasiswa dari Solo akan ikut bergabung dengan elemen mahasiswa lain untuk menggelar aksi gabungan ke Istana Negara pada 28 Oktober mendatang.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 13 Okt 2015 19:01 WIB

Author

Yudha Satriawan & Aisyah Khairunnisa

Setahun Jokowi-JK, Aksi Gabungan Mahasiswa Bakal Geruduk Istana

Aksi mahasiswa Solo mengkritik satu tahun pemerintahan Jokowi-JK, Selasa (13/10). (Foto: Yudha Satriawan/KBR)

KBR, Solo - Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa BEM Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berdemonstrasi mengkritik pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Para mahasiswa juga akan menggelar aksi gabungan ke Istana Negara Jakarta pada 28 Oktober mendatang.

Koordinator aksi Bimo Sigit mengatakan selama setahun ini, program NAWA CITA yang diusung Jokowi-JK belum menunjukkan hasil.

Menurut Bimo, pemerintahan Jokowi-JK justru disibukkan dengan masalah kebakaran hutan dan lahan, upaya pelemahan KPK, pengampunan bagi koruptor, hingga pelemahan kondisi perekonomian terjadi saat ini.

"Kita tidak tinggal diam. Kita harus mengevaluasi, berani mengkritik pemerintahan Jokowi-JK menjelang satu tahun ini. Hari ini kita bergerak, mengajak seluruh masyarakat di Solo untuk sama-sama menilai, mengevaluasi kinerja pemerintahan Jokowi-JK menjelang satu tahun ini," kata Bimo Sigit dalam orasinya, Selasa (13/10).

Mahasiswa menganggap di usia satu tahun ini pemerintahan Jokowi-JK bukan lagi pemerintahan baru.

"Sudah cukup untuk dievaluasi kinerjanya. Maka dari itu, kita mulai pergerakan mahasiswa, masyarakat, mulai dari Solo hingga merembet ke daerah lain," seru Bimo Sigit.

Menurut rencana, para mahasiswa dari Solo akan ikut bergabung dengan elemen mahasiswa lain untuk menggelar aksi gabungan ke Istana Negara pada 28 Oktober mendatang.

Dalam aksinya tersebut, sejumlah mahasiswa memakai topeng wajah Jokowi dan jusuf Kalla. Mereka juga merobek poster berisi sembilan poin NAWA CITA yang selama ini menjadi program utama pemerintahan Jokowi-JK. 

Pesan BJ Habibie

Sementara itu, Presiden Ketiga Indonesia BJ Habibie hari ini bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Habibie sempat menyampaikan pesan terkait satu tahun berlangsungnya pemerintah Jokowi-JK.

Habibie meminta Jokowi agar meningkatkan kualitas gizi, pendidikan dan lapangan kerja di Indonesia.

"Saya pesankan bahwa agar supaya pemerintah itu tetap konsisten memperjuangkan agar kualitas kehidupan di bumi Indonesia terus meningkat. Kualitas kehidupan itu adalah ya gizinya, lapangan kerja, pendidikan, pembudayaan. Dan saya yakin beliau dan dibantu kita semua, gotong royong," kata Habibie yang berdiri dibantu tongkat di Istana Merdeka, Selasa (13/10).

Kunjungan Habibie ke Istana juga ingin menyampaikan bahwa ia akan bertolak ke Eropa. Untuk menghadiri Frankfurt Book Fair dan berobat. Serta menghadiri bedah buku berbahasa Jerman milik rohaniwan Romo Magnis Suseno.

Editor: Agus Luqman 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Upaya Kurangi Risiko Bencana Iklim

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Perkara Bukber Tahun ini

Kabar Baru Jam 10