Bagikan:

Bencana Asap, Pemda Diminta Umumkan Indeks Standar Pencemaran Udara

Warga perlu tahu kapan waktu terbaik untuk ke luar ruangan atau diam di dalam rumah.

BERITA | NASIONAL

Selasa, 06 Okt 2015 14:18 WIB

Author

Rio Tuasikal

Bencana Asap, Pemda Diminta Umumkan Indeks Standar Pencemaran Udara

Menteri Kesehatan Nilla Moeloek saat memberikan keterangan pers di Kemenkes, Selasa (6/10/2015) pagi (Foto: KBR/Rio T.)

KBR, Jakarta - Kementerian Kesehatan mendorong pemerintah daerah terdampak asap aktif mengumumkan kondisi pencemaran udara kepada masyarakatnya. Kondisi tersebut tercatat dalam Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU). Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan masyarakat pasti perlu keluar rumah untuk keperluan mendesak. Sehingga mereka perlu tahu kapan waktu terbaik untuk ke luar ruangan atau diam di dalam rumah.

"Kalau ISPU rendah di bawah 100, kita keluar nggak masalah - mau main di Car Free Day juga boleh nggak apa-apa," jelasnya dalam keterangan pers di Kemenkes, Selasa (6/10/2015) pagi.

"Begitu dikasih tahu ISPU sedang jelek, lebih baik kita menghindar," tambahnya.

Angka ISPU di Sumatera bagian selatan dan Kalimantan relatif pada status berbahaya dalam sepekan terakhir. Pada Selasa pagi ini, status udara berbahaya tercatat di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah. Sementara status udara sedang tercatat di Kalimantan Selatan dan status udara baik tercatat di Kalimantan Barat.


Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih