Bagikan:

Tersangka Korupsi Fasilitas Flu Burung Juga Dikenakan Pasal TPPU

KBR, Jakarta

NASIONAL

Rabu, 08 Okt 2014 18:11 WIB

Tersangka Korupsi Fasilitas Flu Burung Juga Dikenakan Pasal TPPU

korupsi, flu burung

KBR, Jakarta – Kepolisian Indonesia menjerat tersangka korupsi fasilitas flu burung di Kementerian Kesehatan tahun 2008 – 2010 Tunggul P Sihombing dengan pasal tindak pencucian uang. Dengan pasal tersebut, Tunggul terancam pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dengan denda sebesar Rp 200 juta hingga Rp 1 miliar rupiah.

Kepala Bagian Operasional Tipikor Mabes Polri, Arief Adiharsa mengatakan, tindak pidana pencucian uang setelah kepolisian memeriksa sebanyak 44 saksi dari Panitia pengadaan, Panitia Penerima Barang, PT Biofarma dan Unfair, serta PT Anugerah Nusantara.

“Kemudian dari penyitaan juga, berhasil disita uang tunai sebesar 224 juta rupiah. Kemudian uang dollar sebesar 47.000 USD. Kemudian, bahwa pentidikan tindak pidana korupsi terhadap tersangka juga diterapka pasal-pasal pencucian uang. Hal ini terkait dengan banyaknya aset-aset yang dimiliki oleh tersangka,” ujar Arief di Bareskrim Mabes Polri Jakarta, Rabu (8/10).

Arief menambahkan, Kepolisian juga telah menyita 136 sertifikat dengan nama-nama anggota keluarga tersangka Tunggul P Sihombing. Sebelumnya kepolisian menetapkan Tunggul Sihombing sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan fasilitas vaksin flu burung di Kementerian Kesehatan tahun 2008 – 2010. Dalam kasus korupsi tersebut, Tunggul merugikan negara sebanyak Rp 770 miliar.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Inhalasi Hidrogen dan Dampak Kesehatannya

Menyoal Kekhawatiran Komersialisasi Pendidikan

Pengesahan RUU PDP dan Perkara Pembatasan Pertalite

KPK Tetapkan Hakim Agung MA Tersangka Suap

Kabar Baru Jam 20

Most Popular / Trending