Ormas Dewa Ruci Tolak UU Pilkada

Anggota ormas Dewa Ruci berunjukrasa di Bundaran HI Jakarta, Rabu (8/10), meminta Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) oleh DPRD dicabut.

NASIONAL

Rabu, 08 Okt 2014 12:40 WIB

Author

Abu Pane

Ormas Dewa Ruci Tolak UU Pilkada

ruu pilkada, perppu, sby

KBR, Jakarta – Anggota ormas Dewa Ruci berunjuk rasa di Bundaran HI Jakarta, Rabu (8/10), meminta Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) oleh DPRD dicabut. 


Anggota ormas itu berasal dari sejumlah daerah seperti Sumedang, Pandeglang, Bekasi dan Cirebon. 


Juru Bicara ormas Dewa Ruci Fuji Widodo mengatakan, pihaknya tidak bersedia jika hak suaranya dalam Pilkada diwakilkan pada Anggota DPRD. Ia juga mengancam akan berunjuk rasa dengan massa yang lebih banyak, jika UU Pilkada tersebut tidak segera dicabut.


"Pilkada langsung adalah hak rakyat. Kalau Aspirasi boleh diwakilkan. Tapi Pilkada langsung adalah hak rakyat. Jadi meminta Pilkada langsung,” ujar Fuji. 


“UU Pilkada yang kemarin itu dicabut. Kalau tidak, besok lebih besar lagi. Seluruh Indonesia akan turun beserta asosiasi wali kota, bupati dan gubernur se-Indonesia,” tambahnya. 


Para demonstran kini tengah menuju Istana Negara. Untuk mengantisipasi aksi ini, polisi sudah memasang kawat berduri di sekeliling Istana Negara. 


Sebelumnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Pilkada. SBY yakin Perppu tersebut bakal disetujui DPR RI. 


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18