Menlu Minta Dubes & Diplomat Sering Blusukan

KBR,? Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Priansari meminta diplomat dan duta besar Indonesia di luar negeri harus sering blusukan. Ini sebagai langkah perluasan diplomasi ekonomi yang lebih aktif dan detail.

NASIONAL

Rabu, 29 Okt 2014 16:52 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

Menlu Minta Dubes & Diplomat Sering Blusukan

menteri luar negeri, blusukan, jokowi

KBR,? Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Priansari meminta diplomat dan duta besar Indonesia di luar negeri harus sering blusukan. Ini sebagai langkah perluasan diplomasi ekonomi yang lebih aktif dan detail.

Misalnya dalam melihat potensi turis untuk didatangkan ke Indonesia. Diplomat perlu menanyakan kepada agensi tur perjalanan apa yang menjadi kendala bagi warganya untuk datang ke Indonesia.

"Andai kata seorang diplomat atau dubes Indonesia di luar negeri melihat ada angka statistik turis dari negara tersebut menurun untuk masuk Indonesia. Secepatnya yang kita butuh adalah laporan dari keduataan tersbeut untuk menganalisis kenapa turis turun, faktornya apa. Apa yang sudah dilakukan atau saran yang dilakukan kedutaan," kata Retno dalam konferensi pers di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Rabu (29/10).

Retno menambahkan, anggaran yang ada saat ini sudah cukup bagi diplomat melakukan blusukan. Namun yang dibutuhkan saat ini adalah mengubah pola pikir diplomat untuk lebih aktif turun ke lapangan.

Selain itu dalam pilar ekonomi Retno menambahkan, perlu kemudahan bagi asing untuk berinvestasi di Indonesia. Salah satu langkahnya adalah menerapkan sistem one stop service yang oleh Presiden saat blusukan ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kemarin.

"Sektor prioritasnya infrastruktur. Waktu rapat kabinet yang pertama presiden sudah memberikan arahan juga bahwa pelayanan dan perrizinan akan diperpendek waktunya. Ini kewenangan di luar Kemenlu namun dengan kondisi seperti insya Allah upaya untuk mendorong investasi asing pada sektor prioritas akan membuah hasil yang lebih baik," paparnya.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme