covid-19

Menko Kemaritiman Dituntut Buktikan Pro Nelayan

Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo diminta membuktikan kinerjanya untuk memperhatikan nasib nelayan kecil.

NASIONAL

Senin, 27 Okt 2014 10:21 WIB

Author

Dimas Rizky

Menko Kemaritiman Dituntut Buktikan Pro Nelayan

Menko Kemaritiman, Indroyono Soesilo

KBR, Jakarta - Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo diminta membuktikan kinerjanya untuk memperhatikan nasib nelayan kecil. 


Pasalnya, Sekjen Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (Kiara) Abdul Halim menyebut, Indroyono belum punya andil besar selama ini dalam memajukan kehidupan nelayan. Ujar Abdul, Kiara juga mengkhawatirkan Indroyono yang pro terhadap liberalisasi laut.


"Saat berlangsung World Ocean Conference (Konferensi Kelautan Dunia-red), salah satu isu yang dia sampaikan ke masyarakat internasional terkait perubahan iklim adalah Indonesia punya kapasitas untuk menyerap karbon di laut,” kata Abdul Halim dalam program Sarapan Pagi KBR.


“Atau dalam perkataan lain, dia adalah aktor yang menjual laut Indonesia guna mendapatkan uang atas nama perubahan iklim. Bersama saat itu adalah menteri kelautan dan perikanan Fredy Numberi,” tambahnya. 


Presiden Joko Widodo menunjuk Indroyono Soesilo menjadi menteri kemaritiman. Menko Kemaritiman merupakan kementerian andalan Presiden Joko Widodo dan menaruh harapan besar dalam pembangunan kemaritiman.


Sementara, Indroyono mengaku mengurusi masalah kemaritiman bukan hal yang baru. Lima belas tahun lalu dia juga membantu Presiden Abdurrahman Wahid untuk mengurusi bidang kemaritiman. Ia juga memastikan tidak akan ada tumpang tindih dalam pelaksanaan kegiatan tugas dan fungsi kementerian. Meskipun hingga saat ini belum memiliki kantor dan juga anak buah.


Editor: Antonius Eko 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

UU Cipta Kerja Bermasalah, Formil dan Materiil

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17