Koalisi Prabowo: Sulit Menjatuhkan Jokowi

KBR, Jakarta - Koalisi Prabowo menyatakan pemakzulan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) adalah sesuatu yang sulit. Sebab prosesnya harus melewati sejumlah sidang di sejumlah lembaga negara.

NASIONAL

Rabu, 08 Okt 2014 14:28 WIB

Author

Abu Pane

Koalisi Prabowo: Sulit Menjatuhkan Jokowi

Jokowi, prabowo

KBR, Jakarta - Koalisi Prabowo menyatakan pemakzulan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) adalah sesuatu yang sulit. Sebab prosesnya harus melewati sejumlah sidang di sejumlah lembaga negara.

Oleh karena itu, politisi PKS Fahri Hamzah meminta masyarakat untuk tidak mengkhawatirkan adanya pemakzulan tersebut. PKS sendiri merupakan anggota dari Koalisi Prabowo.

"Menjatuhkan Presiden itu susah sekali. Harus ada hak angket. Angket menemukan kasus yang melibatkan Presiden dalam belasan kategori. Pidana yang layak menjadi bahan pertimbangan. Muncul hak menyatakan pendapat, setelah itu diajukan ke MK. Lalu di MK Pemerintah ada pembelaan. Nanti dari MK kalau toh diputuskan bersalah, itu harus kembali ke Sidang Istimewa. Itu proses yang rumit, tidak gampang," ujar Fahri di Jakarta, Rabu (8/10).

Fahri menambahkan Koalisi Prabowo juga tidak bisa secara otomatis mengganggu Pemerintahan Jokowi. Ia mencotohkan, jika anggaran yang diajukan Pemerintah tidak disetujui DPR. Maka anggaran yang diajukan Pemerintah sebelumnya akan berlaku. Dengan begitu Program Pemerintah tetap bisa berjalan.

Sebelumnya Koalisi Prabowo dinilai telah menguasai Parlemen. Politisi mereka berhasil menduduki Pimpinan DPR dan MPR. Dengan pendukung yang lebih banyak dibanding pendukung Koalisi Jokowi.

Koalisi Prabowo dinilai berpotensi mengganggu program Pemerintahan Jokowi. Apalagi Koalisi Prabowo kecewa usai kalah dalam Pemilu lalu.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.