Koalisi Prabowo: PPP Pindah Koalisi Karena Konflik Internal Partai

KBR, Jakarta - Koalisi Prabowo Subianto menyatakan keluarnya PPP dari koalisinya lantaran konflik internal. Koordinator koalisi Prabowo, Idrus Marham mengatakan konflik internal di PPP terjadi sejak pemilihan pimpinan MPR pada akhir oktober lalu.

NASIONAL

Rabu, 08 Okt 2014 16:04 WIB

Author

Erric Permana

Koalisi Prabowo: PPP Pindah Koalisi Karena Konflik Internal Partai

Jokowi, prabowo

KBR, Jakarta - Koalisi Prabowo Subianto menyatakan keluarnya PPP dari koalisinya lantaran konflik internal. Koordinator koalisi Prabowo, Idrus Marham mengatakan konflik internal di PPP terjadi sejak pemilihan pimpinan MPR pada akhir oktober lalu.

Padahal koalisinya telah menyepakati perjanjian, meski tidak masuk dalam paket pimpinan MPR dan DPR. Koalisi pendukung Prabowo akan memberikan jabatan pada kelengkapan DPR.

"Saya kira itu yang terjadi jangan karena kemelut internal partainya jangan KMP yang disudutkan. Yah kan semalam dia yang pindah ke sana. Karena ke sana yah bukan KMP yang meninggalkan tapi PPP yang meninggalkan," ujar Idrus di Gedung DPR, Rabu (8/10).

Idrus menambahkan koalisinya belum menentukan nasib PPP. Dia juga membantah akan memberikan sanski kepada partai berlambang Ka'bah itu. Saat ini PPP sudah resmi masuk Koalisi Joko Widodo.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.