Bagikan:

Kasasi, Andi Mallarangeng Tak Takut Dihukum Lebih Berat

KBR, Jakarta - Tim kuasa hukum Andi Mallarangeng mengaku tidak gentar mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Padahal pada kasus sebelumnya banyak terdakwa korupsi divonis lebih tinggi dari hukuman sebelumnya.

NASIONAL

Sabtu, 25 Okt 2014 18:01 WIB

Kasasi, Andi Mallarangeng Tak Takut Dihukum Lebih Berat

andi mallarangeng, korupsi

KBR, Jakarta - Tim kuasa hukum Andi Mallarangeng mengaku tidak gentar mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung. Padahal pada kasus sebelumnya banyak terdakwa korupsi divonis lebih tinggi dari hukuman sebelumnya. 


Salah satu kuasa hukum Andi Mallarangeng, Luhut Pangaribuan MA, akan mempertimbangkan fakta-fakta persidangan yang membuktikan kliennya tak bersalah.


"Pertama saya tidak akan pernah gentar, khususnya kasus AAM untuk kasus kasasi, terlepas sebelumnya dihukum berat, oleh karena itu hakim agung Artidjo jadi fenomenal karena huku yang berat, karena apa seperti yang saya katakan tadi, bahwa Andi Malaranggeng masuk di tengah-tengah ketika semua persitiwa itu terjadi dan itu diakui di persidangan dan fakta itu muncul," kata Luhut saat dihubungi KBR, Sabtu (25/10).


Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperkuat vonis 4 tahun yang dijatuhkan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kepada Andi Alfian Mallarangeng. Pertengahan Juli lalu majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp 200 juta kepada bekas Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut. 


Andi divonis bersalah melakukan korupsi dalam proyek P3SON Hambalang, Bogor, Jawa Barat dengan menerima aliran fee proyek sebesar USD 550 ribu. Uang itu diterima Andi melalui adiknya, Andi Zulkarnain Anwar alias Choel Mallarangeng.


Editor: Pebriansyah Ariefana

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih