Bentuk Pimpinan DPR Tandingan, Koalisi Jokowi Ajak Koalisi Prabowo

KBR, Jakarta - Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pendukung Joko Widodo baru menggelar rapat paripurna dan membentuk pimpinan DPR tandingan. Senin (3/11) pekan depan mereka akan menggelar rapat konsultasi dengan partai Koalisi Merah Putih pendukung Prabowo Sub

NASIONAL

Jumat, 31 Okt 2014 14:02 WIB

Author

Khusnul Khotimah

Bentuk Pimpinan DPR Tandingan, Koalisi Jokowi Ajak Koalisi Prabowo

Jokowi, DPR, prabowo

KBR, Jakarta - Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pendukung Joko Widodo baru menggelar rapat paripurna dan membentuk pimpinan DPR tandingan. Senin (3/11) pekan depan mereka akan menggelar rapat konsultasi dengan partai Koalisi Merah Putih pendukung Prabowo Subianto.

Ketua DPR tandingan, Ida Fauziyah mengatakan dalam rapat itu lima fraksi Koalisi Prabowo diminta memberikan nama anggotanya untuk ditempatkan di komisi dan badan serta mengusulkan nama pimpinan. Langkah ini diambil setelah lima fraksi koalisi PDIP membacakan mosi tidak percaya kepada pimpinan DPR yang diketuai Setya Novanto. Ida menambahkan, dalam pemilihan pimpinan komisi dan badan nanti akan mengedepankan musyawarah mufakat.

“Karena sudah mosi tidak percaya tentu saja dalam pandangan kami ada kevakuman kepemimpinan karena karena sudah tidak dipercaya. Setelah ada lima fraksi yang tidak mempercayai pimpinan itu maka dibutuhkan pimpinan sementara yang menangani kepemimpinan,“ kata Ida di Gedung DPR Jakarta, Jumat (31/10).

Sebelumnya dalam rapat paripurna tandingan ini fraksi yang tergabung dalam Koalisi Jokowi mengajukan usulan nama sebagai pimpinan DPR. PKB menunjuk Ida Fauziah, PDIP menunjuk Effendi Simbolon, Partai Hanura menunjuk Dossy Iskandar, PPP mengusung Saifullah Tamliha dan Partai Nasdem menunjuk Supriyadi.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 17

Tim Teknis Pengungkapan Kasus Novel Dinilai Belum Ungkap Apapun

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Dampak Revisi UU KPK