Bagikan:

SBY Tawari Negara APEC Investasi di Indonesia

KBR68H, Nusa Dua - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengundang para pebisnis di kawasan kerjasama ekonomi Asia-Pasifik (APEC) untuk berinvestasi di Indonesia.

NASIONAL

Minggu, 06 Okt 2013 19:58 WIB

Author

Muliarta

SBY Tawari Negara APEC Investasi di Indonesia

investasi apec, apec, sby apec, investor apec, undang investor

KBR68H, Nusa Dua - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengundang para pebisnis di kawasan kerjasama ekonomi Asia-Pasifik (APEC) untuk berinvestasi di Indonesia. Mengingat Indonesia kini telah menjadi wilayah perekonomian triliun dolar dengan kelas menengah yang besar. Hal tersebut disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pembukaan APEC CEO Summit di Nusa Dua Bali.

Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, analisis Mc.Kinsey memprediksi bahwa peluang bisnis di Indonesia akan meningkat hingga 1,8 triliun dolar AS pada tahun 2030. Kesempatan ini berkisar dari layanan konsumen, pertanian dan perikanan, sumber daya untuk industri dan pendidikan.

“Kami terus menciptakan bisnis yang lebih baik dan lingkungan investasi dan menghadapi berbagai tantangan . Kami telah membuat kemajuan yang mantap , termasuk dari reformasi birokrasi besar untuk memperkuat lembaga-lembaga pemerintah . Sebagai titik akhir , juga dalam kapasitas saya sebagai penjual utama Indonesia Inc , saya mengajak anda semua untuk memanfaatkan peluang bisnis dan investasi di Indo –nesia” papar Susilo Bambang Yudhoyono

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menambahkan, untuk mempercepat pembangunan, pada Mei 2011 pemerintah Indonesia telah meluncurkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia 2011-2025 (MP3EI).

Dalam 14 tahun ke depan Indonesia menargetkan pencapaian investasi lebih dari 460 miliar dolar AS dari investasi di 22 kegiatan ekonomi utama yang terintegrasi dalam delapan program . Di antaranya pertanian, pertambangan, energi, dan industri.


Editor : Rony Rahmatha

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih