Bagikan:

KPK: Penahanan Andi Mallarangeng untuk Kembangkan Penyidikan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan penahanan terhadap Bekas Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng diperlukan untuk pengembangan kasus Hambalang.

NASIONAL

Kamis, 17 Okt 2013 19:53 WIB

Author

sasmito

KPK: Penahanan Andi Mallarangeng untuk Kembangkan Penyidikan

andi mallarangeng, korupsi, hambalang, KPK

KBR68H, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan penahanan terhadap Bekas Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng diperlukan untuk pengembangan kasus Hambalang. 


Juru bicara KPK, Johan Budi mengatakan, Andi Mallarangeng akan ditahan selama 20 hari pertama di rutan Cipinang cabang KPK. Kata Dia, lembaganya akan segera melanjutkan ke tahap penuntutan setelah pemberkasan selesai dilakukan. 


"Setelah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka AM, mantan Menpora. Dari Jumat minggu lalu kemudian dilanjutkan Rabu ini. Penyidik KPK menyimpulkan perlu dilakukan upaya penahanan terhadap tersangka AAM. Jadi sejak pukul 16.15, setelah diperiksa dari jam 10 sebagai tersangka," ujar Johan Budi saat jumpa pers 


Dalam kasus Hambalang, Andi diduga melakukan penyalahgunaan wewenang secara bersama-sama sehingga mengakibatkan kerugian negara. Menurut perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), nilai kerugian negara dalam proyek tersebut sekitar Rp 463,6 miliar. 


Selain Andi, KPK juga menetapkan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Deddy Kusdinar serta bekas petinggi PT Adhi Karya, Teuku Bagus Muhammad Noor, sebagai tersangka dalam kasus yang sama. 


Sementara itu, bekas ketua umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menerima pemberian hadiah terkait proyek Hambalang dan proyek lainnya. 


Editor: Antonius Eko 


Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih