Bagikan:

Kasus Ferdy Sambo, Timsus Dalami Keterkaitan 3 Kapolda

"Timsus nanti akan mendalami apabila memang ada keterkaitan dengan masalah kasus FS."

NASIONAL

Selasa, 06 Sep 2022 12:47 WIB

Author

Dwi Reinjani

Ferdy Sambo

Pembunuhan Brigadir J, tersangka Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat rekonstruksi di TKP Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/22). (Antara)

KBR, Jakarta- Kepolisian telah menerima   informasi terkait dugaan keterlibatan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran, Kapolda Sumatera Utara RZ Panca Putra Simanjuntak, dan Kapolda Jawa Timur Nico Afinta terkait kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J. Juru Bicara Polri, Dedi Prasetyo menyebut, saat ini kepolisian tengah mendalami informasi tersebut.

"Sudah mendapat informasi tersebut. Tentunya dari timsus nanti akan mendalami apabila memang ada keterkaitan dengan masalah kasus FS. Tapi yang jelas untuk penyidik saat ini fokus terkait menyangkut masalah penuntasan lima berkas perkara yang sudah P19 oleh JPU. (Ketiga Kapolda akan diperiksa?) Iya nanti progresnya dari Timsus," ujar Dedi, Senin (6/9).

Baca juga:

Obstruction of Justice, Lima Polisi Susul Sambo Jalani Sidang Etik

Pembunuhan Brigadir J, Komnas HAM Serahkan Rekomendasi Laporan

Selain mendalami dugaan-dugaan baru, kepolisian Selasa (6/9) ini, akan menggelar sidang etik bekas Kaden A Ropaminal Propam Kombes Agus Nurpatria (AN) terkait dugaan aktivitas merintangi penyidikan atau obstruction of justice atas pembunuhan Brigadir J.

Selain itu, penyidik memeriksa tersangka PC istri Irjen Ferdy Sambo dan saksi bernama Susi asisten rumah tangga, dengan pendeteksi kebohongan di Puslabfor, Sentul.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Rendahnya Serapan APBN hingga Penghujung 2022