Bagikan:

BLT BBM, Jokowi: Sudah 8 Juta Warga

"Yang sudah naik pada angka 461 kabupaten dan kota. Kalau kemarin 431 sekarang 461,"

NASIONAL

Kamis, 15 Sep 2022 10:35 WIB

blt-bbm

BLT BBM, Presiden Jokowi membagikan bantuan sosial di Kepulauan Aru, Maluku, Kamis (15/9/22). (Setpres)

KBR, Jakarta-  Presiden Joko Widodo menyebut pembagian BLT BBM berlangsung dengan cepat. Kata dia, hingga hari ini pemerintah telah menyalurkan BLT BBM kepada sekira 8 juta penerima manfaat. 

Jumlah ini meningkat dari kemarin yang baru mencapai 6 juta. Jumlah kabupaten dan kota yang telah disalurkan juga bertambah.

"Sampai hari ini pemerintah telah membagikan 8.179.000, yang sudah naik pada angka 461 kabupaten dan kota. Kalau kemarin 431 sekarang 461," kata Jokowi di Kepulauan Aru, Maluku, Kamis (15/9/22).

Ia berharap dengan kecepatan pembagian BLT BBM ini, daya beli serta konsumsi rakyat tidak menurun, imbas kenaikan harga BBM.

Baca juga:

- Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Jombang Disergap Polisi

- Kenaikan BBM, Luhut: Kita Hitung Dengan Cermat


Sebelumnya, Jokowi menyatakan, tak hanya BLT BBM, namun pemerintah akan terus menyalurkan bantuan subsidi upah kepada para penerima manfaat. 

Kata dia, hingga kemarin dari target 16 juta penerima, saat ini pemerintah telah menyalurkan bantuan tersebut kepada sekitar 4 juta penerima.

“Bantuan subsidi upah yang sudah menerima sampai hari ini sudah 4.122.000 dari 16 juta yang akan diserahkan,” tambah dia.

Pemerintah memberikan bantalan sosial tambahan sebagai bentuk pengalihan subsidi BBM, dengan total sebesar 24,17 triliun rupiah.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Inhalasi Hidrogen dan Dampak Kesehatannya

Menyoal Kekhawatiran Komersialisasi Pendidikan

Pengesahan RUU PDP dan Perkara Pembatasan Pertalite

KPK Tetapkan Hakim Agung MA Tersangka Suap

Kabar Baru Jam 20

Most Popular / Trending