Wapres: Vaksinasi Kunci Pelaksanaan PTM

“Vaksinasi ini menjadi kuncinya. Yang paling penting, itu game changer-nya. Karena itu kita terus melakukan upaya-upaya percepatan,”

BERITA | NASIONAL

Jumat, 10 Sep 2021 16:31 WIB

Wapres: Vaksinasi Kunci Pelaksanaan PTM

ilustrasi vaksinasi pelajar

KBR, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan vaksinasi Covid-19 menjadi faktor penting pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

"Selain tentunya menjalankan protokol kesehatan ketat dan disiplin 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak)," katanya di Bogor, Jawa Barat, kemarin.

Ma'ruf Amin juga mendesak pemberian vaksinasi kepada tenaga pendidik, pelajar dan masyarakat umum lainnya juga perlu dipercepat.

“Vaksinasi ini menjadi kuncinya. Yang paling penting, itu game changer-nya. Karena itu kita terus melakukan upaya-upaya percepatan,” katanya.

Baca: Wapres: Masih Ada Pemda di PPKM Level 1-3 Tak Berani Gelar PTM Terbatas

Wapres mengklaim, upaya percepatan vaksinasi Covid-19 terus dilakukan oleh pemerintah dengan terus meningkatkan target penerima vaksinasi setiap harinya.

Pemerintah, kata Ma'ruf Amin, juga telah menambah target penerima vaksin sebanyak 2 juta penerima vaksinasi per hari.

"Namun selama ini capaian vaksinasi masih berada di angka 1 juta per hari," pungkasnya.

Vaksinasi juga Sasar Pekerja Transportasi dan Logistik

Di Jawa Barat, Dinas Perhubungan setempat menargetkan 22.700 orang pekerja sektor transportasi dan logistik serta masyarakat umum di 19 kabupaten dan kota mengikuti vaksinasi covid-19.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Hery Antasari akan dilakukan vaksinasi massal untuk pekerja transportasi dan logistik pada 9 hingga 16 September 2021, serentak di 19 kabupaten dan kota.

"Vaksinasi bagi pekerja transportasi dan logistik ini bekerja sama dengan dinas kesehatan dan pemerintah daerah setempat," katanya di Bandung, kemarin.

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Kalbar Terkendala, Stok Hanya 21 Persen dari Kebutuhan

Hery menambahkan, digelarnya kembali vaksinasi covid-19 bagi pekerja tramsportasi dan logistik dan masyarakat setempat, seiring dengan kebijakan pelonggaran sektor transportasi.

Ia melanjutkan, untuk meningkatkan kewaspadaan dari paparan covid-19, vaksinasi sebagai bentuk kesiagaan harus dilakukan. Agar masyarakat pengguna transportasi umum memperoleh kenyamanan.

"Tujuan lain digelarnya program vaksinasi tersebut, untuk meraih target 37,9 juta warga Jawa Barat telah memproleh vaksin pada akhir 2021," pungkas Hery.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Siapkan Pembelajaran Tatap Muka Digelar?

Kabar Baru Jam 8

Wisata Sehat di Tengah Pandemi

Desa Wisata Tak Kehilangan Pesona