covid-19

PTM Terbatas di Yogya, Sultan : Rampungkan Vaksinasi Pelajar Dulu

"Nanti kalau pembelajaran tatap muka lalu ada orangtua yang TUN (menggugat) saya bagaimana? Kita rampungkan vaksinasi dulu,“

BERITA | NASIONAL

Rabu, 15 Sep 2021 08:31 WIB

Author

Ken Fitriani

Vaksinasi COVID-19 pelajar di Gembira Loka Zoo, Umbulharjo, Yogyakarta, Selasa (13/7/2021). (Antara/

Vaksinasi COVID-19 pelajar di Gembira Loka Zoo, Umbulharjo, Yogyakarta, Selasa (13/7/2021). (Antara/Hendra Nurdiyansyah)

KBR, Yogyakarta–   Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X belum akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Sultan akan merampungkan vaksinasi pelajar terlebih dahulu sebelum PTM dilaksanakan.

“Yang penting kita menyiapkan diri saja. Ya nanti momentumnya kita akan tatap muka karena memang dimungkinkan. Kalau Jogja tinggal sedikit kok yang penyelesaian vaksinasinya. Kalau kita yang disiapkan ya memang semua harus vaksinasi, “ jelas Sultan di Komplek Kepatihan Yogyakarta, Selasa (14/9/2021).

Sultan khawatir apabila pembelajaran tatap muka diselenggarakan sebelum vaksinasi bagi pelajar rampung. Sebab kasus covid di DIY masih sangat fluktuatif. 

“Ya nanti kalau pembelajaran tatap muka lalu ada orangtua yang TUN (menggugat) saya bagaimana? Kita rampungkan vaksinasi dulu,“ ungkap Sultan.

Baca juga:


Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Olahraga DIY, dari 396 SMA/SMK se DIY sudah ada 177 di antaranya yang telah mencapai 80 persen vaksinasi baik guru maupun siswa. Sekolah tersebut juga sudah memenuhi salah satu syarat siap melaksanakan pembelajaran tatap muka di tengah masa pandemic Covid-19 dan PPKM berlevel. 

Selain itu, siswa yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka juga diwajibkan mengantongi surat izin dari orangtua.

PTM Terbatas

Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim mengatakan, sekolah di daerah dengan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 sampai 3 boleh menggelar belajar tatap muka terbatas.

Di wilayah PPKM level 1-3, kegiatan pembelajaran tatap muka bisa digelar tanpa harus menunggu selesainya program vaksinasi COVID-19.

“Semua level 1 sampai 3 boleh tatap muka sekarang juga. Tidak perlu menunggu vaksinasi walaupun hampir semua tenaga pendidik sudah divaksin. Sekitar 50-60 persen sudah divaksin. Tidak perlu menunggu itu,“ kata Nadiem usai bertemu Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan Yogyakarta, Selasa (14/9/2021).

Menurut Nadiem, capaian vaksinasi pelajar tidak menjadi kriteria sebuah sekolah untuk menggelar pembelajaran tatap muka. Justru sekolah yang seluruh gurunya telah mendapatkan vaksinasi lengkap, yakni dosis pertama dan kedua, wajib memberikan pilihan kepada siswanya untuk pembelajaran tatap muka.

Baca juga:

“Tapi juga harus dengan persetujuan orang tua. Orang tua tidak boleh dipaksa karena keputusan terakhir ada di orang tua. Kalau orang tua maunya tetap pembelajaran jarak jauh silahkan saja, “ kata Nadiem.

Nadiem mengatakan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 memberikan keleluasaan bagi setiap daerah dalam menyelenggarakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Layanan Identitas Kependudukan bagi Kelompok Transpuan

Kabar Baru Jam 8

Seruan untuk Lindungi Nakes di Daerah Rawan

Kabar Baru Jam 10