covid-19

Jokowi Ingin Santri di Pondok Pesantren Terproteksi dari Covid-19

"Kita ingin melindungi mereka semuanya, terproteksi agar tidak terkena covid-19 dengan vaksinasi,"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 16 Sep 2021 15:17 WIB

Jokowi Ingin Santri di Pondok Pesantren Terproteksi dari Covid-19

Presiden Jokowi saat meninjau vaksinasi untuk santri di Aceh Besar, Kamis (16/9/21). (Foto: Twitter/@setkabgoid)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo ingin santri di pondok pesantren di Indonesia terlindungi dari paparan covid-19. Oleh karenanya ia berharap vaksinasi Covid-19 bisa memproteksi para santri.

Jokowi juga mengapresiasi seluruh pondok pesantren yang telah mendukung program vaksinasi terhadap guru, kyai, dan santri di seluruh nusantara.

"Saya sangat menghargai dan mengapresiasi semua pondok-pondok pesantren yang mendukung santri-santrinya untuk divaksin, karena kita ingin anak-anak, para santri semuanya tidak terpapar oleh covid-19. Kita ingin melindungi mereka semuanya, terproteksi agar tidak terkena covid-19 dengan vaksinasi," katanya saat meninjau vaksinasi di Pondok Pesantren Dayah Istiqamatuddin Darul Mu'arif, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar, Kamis (16/9/2021).

Baca: Jokowi: Vaksinasi Pintu ke Pintu Hambat Penularan Covid-19

Kepala negara juga menekankan pentingnya akselerasi vaksinasi bagi dunia pendidikan. Pasalnya, kata Jokowi, pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah maupun pondok pesantren harus dilakukan setelah seluruhnya divaksinasi. Vaksinasi juga menjadi tolok ukur agar proses belajar mengajar kembali berjalan normal dan aman.

"Semoga nanti dengan adanya vaksinasi massal untuk para santri ini, semuanya terproteksi terlindungi dari paparan covid-19 dan santri-santri kita semuanya sehat bisa tatap muka dengan para guru, kyai, sehingga proses belajar mengajar di ponpes bisa berjalan normal kembali," imbuhnya.

Tinjau Vaksinasi Pintu ke Pintu

Selain meninjau vaksinasi untuk santri di pondok pesantren, Presiden Jokowi juga meninjau pelaksanaan vaksinasi dari pintu ke pintu, di wilayah Aceh Besar.

Ia mengatakan pelaksanaan vaksinasi seperti ini akan terus digencarkan, agar target vaksinasi di Indonesia segera tercapai.

"Kita harapkan melalui kegiatan vaksinasi ini total ada 30.000 masyarakat yang akan tervaksin, dan 42.000 santri dan pelajar. Vaksinasi door to door ini kita lakukan untuk lebih memberikan pelayanan pada masyarakat secara langsung, karena dari pintu ke pintu, karena vaksinasi ini merupakan salah satu kunci untuk menghambat penyebaran Covid 19," katanya.

Presiden Jokowi juga mengingatkan, masyarakat untuk bersiap hidup berdampingan dengan virus korona. Lantaran, virus tersebut tidak akan hilang sepenuhnya dari bumi.

"Dan saya berharap semakin Banyak masyarakat yang di vaksin akan memberikan perlindungan yang maksimal pada kita semuanya dan kita memang harus mulai belajar hidup berdampingan dengan covid-19, karena memang covid ini tidak akan hilang secara total dari negara kita," pungkasnya.

Hingga awal pekan lalu, sebanyak 73,8 orang Indonesia telah mendapatkan vaksin Covid-19. Dari jumlah itu, sebanyak 42,3 juta orang telah mendapatkan vaksin lengkap. Sementara target vaksinasi nasional mencapai 208,2 juta orang.

Berita lainnya:

Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Semai Toleransi ala Anak Muda Bandung