Probowo Minta DPR Dukung Kerjasama Pertahanan dengan Swedia

"Pengesahan persetujuan ini akan berimplikasi positif terhadap aspek politik kedua negara yaitu meningkatkan dan memperkuat hubungan bilateral kedua negara"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 30 Sep 2020 14:39 WIB

Author

Heru Haetami

Probowo Minta DPR Dukung Kerjasama Pertahanan dengan Swedia

Tangkapa layar Menhan Prabowo Subianto rapat kerja dengan Komisi I DPR, Rabu (30/09).

KBR, Jakarta- Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Komisi yang membidangi Pertahanan DPR RI menyetujui kerjasama dengan kerajaan Swedia. Prabowo mengklaim, kerjasama ini akan memperkuat diplomasi kedua negara terutama dalam bidang pertahanan.

"Pengesahan persetujuan ini akan berimplikasi positif terhadap aspek politik kedua negara yaitu meningkatkan dan memperkuat hubungan bilateral kedua negara seiring dengan diharapkan dapat mendorong penguatan kerjasama di bidang lain yang bermanfaat bagi pembangunan dan kepentingan nasional masing-masing negara," kata Prabowo dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, Rabu (30/9/2020).

Menteri Pertahan Prabowo Subianto juga meminta agar DPR segera membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengesahan Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Kerajaan Swedia tentang Kerjasama dalam Bidang Pertahanan yang akan digunakan sebagai dasar hukumnya.

"Bedasarkan uu no 24 th 2000 tentang perjanjian internasional syarat berlakunya perjanjian internasional bidang pertahanan harus disahkan dalam bentuk Undang-undang. Untuk itu kami sampaikan RUU tentang pengesahan persetujuan antar pemerintah RI dan kerajaan Swedia tentang kerjasama dalam bidang pertahanan guna mendapatkan persetujuan bersama dan uu tersebut akan menjadi dasar hukum dalam setiap kerjasama dalam bidang pertahanan antar kedua negara," katanya

Adapun persetujuan antar pemerintah tentang kerjasama dalam bidang pertahanan ini meliputi:

1. Pertukaran informasi dan pengalaman tentang isu-isu yang menjadi kepentingan bersama termasuk aspek politik militer dan isu keamanan maritim internasional.

2. Pertukaran informasi dan praktek terbaik serta memajukan kerjasama antara instansi masing-masing pihak di bidang penelitian dan pengembangan iptek serta lembaga terkait lainnya.

3. Pengembangan bersama dan pertukaran pengalaman di bidang dukungan logistik dan pemeliharaan atas dasar saling menguntungkan dan persetujuan dari para pihak.

4. Pendukungan atas kerjasama dalam bidang industri pertahanan yang dapat mencakupi teknologi penelitian bersama, produksi bersama, pemasaran bersama dan juga jaminan kualitas.

5. Pengembangan dan peningkatan pelatihan dan pendidikan di bidang pertahanan dan militer pada semua tingkatan termasuk personel sipil pada kemenhan.

6. Pengembangan kegiatan yang mengarah dalam kerjasama kedokteran militer dan pelayanan kesehatan militer.

7. Bidang kerjasama lain yang disepakati bersama.

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi