Kasus Suap Fatwa MA, Kejagung Buru Harta Jaksa Pinangki

"Maka akan dicari barang atau apapun yang diduga dibeli atau didapat dari hasil uang yang diterima"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 03 Sep 2020 10:42 WIB

Author

Wahyu Setiawan

Kasus Suap Fatwa MA, Kejagung Buru Harta Jaksa Pinangki

Jaksa Pinangki Sirna Malasari tersangka kasus suap fatwa MA Djoko Tjandra usai pemeriksaan di gedung bundar Kejagung, Rabu (02/09). (Antara/Galih Pradipta)

KBR, Jakarta-   Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menambah pasal sangkaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terhadap tersangka jaksa Pinangki Sirna Malasari. Sebelumnya, Pinangki diduga menerima suap dari tersangka lain yakni Djoko Tjandra terkait pengurusan fatwa di Mahkamah Agung.

Juru bicara Kejagung Hari Setiyono mengatakan, sangkaan pencucian uang dikembangkan setelah penyidik mendalami aliran dana yang diduga diterima Pinangki sebesar 500 ribu US Dollar.

"Ya itu masih proses penyidikan. Artinya uang itu setelah diterima oleh tersangka PSM, di kemanakan? Sehingga penyidik menambahkan pasal sangkaannya adalah dugaannya Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU," kata Hari kepada wartawan di Kantor Kejagung, Rabu (2/9/2020).

Juru bicara Kejagung Hari Setiyono menambahkan, penyidik kini tengah mencari barang-barang milik Pinangki yang dibeli dari hasil suap. Sejauh ini penyidik baru menyita mobil BMW tipe SUV X5, yang akan dimintakan izin dari pengadilan untuk ditetapkan sebagai barang bukti.

Selain mobil BMW, penyidik juga tengah mendalami rumah, apartemen, ataupun benda lainnya milik Pinangki yang dibeli sejak akhir   2019.

"Tentu kalau ini dugaannya adalah pencucian uang, maka akan dicari barang atau apapun yang diduga dibeli atau didapat dari hasil uang yang diterima di dugaannya tahun 2019 akhir (sampai) 2020. Jadi kalau perolehannya di tahun sebelumnya, tentu penyidik tidak akan mencari," jelasnya.

Pinangki sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menerima suap dari Djoko Tjandra terkait pengurusan fatwa di Mahkamah Agung. Untuk perkara ini, penyidik telah melimpahkan berkas tahap 1 ke penuntut umum untuk diteliti.

Selain Pinangki, Kejagung juga menetapkan Djoko Tjandra dan Andi Irfan Jaya sebagai tersangka.


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi