Bagikan:

BPS: Agustus Deflasi 0,02 Persen, Terendah Sejak 2001

"Deflasi yang 0,02 persen ini yang terendah sejak Agustus 2001. Untuk inflasi tahun kalender 2016, yang sebesar 1,74 persen, ini juga terendah,"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 01 Sep 2016 14:58 WIB

Author

Dian Kurniati

BPS: Agustus   Deflasi 0,02 Persen, Terendah Sejak 2001

Ilustrasi (foto: KBR/Adhima S.)



KBR, Jakarta- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks harga konsumen (IHK) pada bulan Agustus 2016 mengalami penurunan atau deflasi sebesar 0,02 persen secara bulanan  dan 2,79 persen secara tahunan. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo mengatakan, deflasi Agustus 2016 itu merupakan yang terendah di bulan Agustus sejak 2001. Dia berkata, pada Agustus 2001, IHK mengalami deflasi 0,21%.

"Indeks harga konsumen atau inflasi, saat ini mengalami deflasi 0,02 persen. Beberapa hal saya sampaikan bahwa deflasi yang 0,02 persen ini yang terendah sejak Agustus 2001. Artinya sama-sama Agustus. Untuk inflasi tahun kalender 2016 (Januari-Agustus), yang sebesar 1,74 persen, ini juga terendah, paling tidak sejak tahun 2011," kata Sasmito di kantornya, Kamis (01/09/16).

Sasmito mengatakan, komponen penyumbang deflasi utamanya adalah kelompok bahan makanan   sebesar 0,68 persen, dan memberikan andil terhadap deflasi Agustus sebesar minus 0,13 persen. Menurut Sasmito, sejumlah komoditas bahan makanan mengalami penurunan harga yang tajam seusai Lebaran.

Sementara itu, kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan pada Agustus 2016 mengalami deflasi sebesar 1,02 persen, dan memberikan andil terhadap deflasi Agustus sebesar minus 0,19 persen.

Sasmito berujar, kelompok yang mengalami inflasi tinggi pada Agustus 2016 adalah kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga. Kelompok itu mengalami inflasi sebesar 1,18 persen, dan memberikan andil terhadap IHK sebesar 0,09 persen.

Sasmito berkata, dari 82 kota IHK yang disurvei BPS, sebanyak 49 kota mengalami deflasi, dan 33 kota mengalami inflasi. Deflasi tertinggi terjadi di Kupang sebesar 0,87 persen, sedangkan deflasi terendah terjadi di Cilegon sebesar 0,01 persen. Sementara itu, inflasi tertinggi terjadi di Manokwari dan Sorong masing-masing sebesar 1,27 persen. Sedangkan inflasi terendah terjadi di Jakarta dan Kendari masing-masing 0,01 persen.


Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih