Victor Simanjuntak Takut Diancam Seperti Budi Waseso

Alasan tersebut didasari atas munculnya upaya ancaman penegakan hukum khususnya tindak korupsi yang saat ini tengah dilakukan oleh pihak kepolisian.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 02 Sep 2015 20:57 WIB

Author

Nurjianto

Victor Simanjuntak Takut Diancam Seperti Budi Waseso

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri Victor Simanjuntak. (Foto: Haryo/KBR)

KBR, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Victor Simanjuntak angkat bicara terkait santernya isu pencopotan Kabareskrim Polri Budi Waseso. 

Victor mengklaim jika isu pencopotan tersebut benar, maka tidak menutup kemungkinan ia akan ikut mundur. Alasan tersebut didasari atas munculnya upaya ancaman penegakan hukum khususnya tindak korupsi yang saat ini tengah dilakukan oleh pihak kepolisian.

"Kalau benar saya nggak bisa jamin apa yang akan dilakukan penyidik. Menurut saya penyidik ini akan takut, akan takut nanti kalau dia bertindak lantas dicopot, kan begitu. Saya juga takut, nanti kalau Kabareskrim dicopot, mundur saya. Takut saya, nanti jangan-jangan diancam saya," katanya, Rabu (2/9).

Victor menuding isu pencopotan Budi Waseso merupakan skenario pengerdilan terhadap instans oleh beberapa pihak. Namun ia enggan berkomentar perihal identitas orang-orang tersebut.

Munculnya isu pencopotan Budi Waseso diawali atas pernyataan Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan yang mengatakan agar para pejabat penegak hukum tidak membuat kegaduhan. Hal tersebut juga diperkuat dengan kabar adanya pertemuan antara Presiden Jokowi Widodo dengan Budi Waseso, Selasa kemarin. Namun Budi Waseso membantah adanya pertemuan tersebut.

Saat ini Bareskrim Mabes Polri tengah mengusut beberapa kasus seperti pengadaan UPS, penimbunan sapi, dugaan korupsi pengadaan crane yang melibatkan PT Pelindo II serta dugaan korupsi dana CSR di Pertamina Foundation. 

Beberapa tersangka pun telah ditetapkan disebagian kasus tadi. Namun, hingga saat ini belum ada satupun kasus yang maju ke tahap persidangan.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12